Logo Header Antaranews Riau

Polres Inhil Gelar Razia di Perbatasan

Sabtu, 20 Maret 2010 11:23 WIB
Image Print

Tembilahan, 20/3 (ANTARA) Jajaran Polres Indragiri Hilir gencar melakukan razia terhadap semua angkutan umum dan pribadi di daerah perbatasan provinsi tetangga baik jalur darat maupun jalur laut untuk mencegah masuknya jaringan teroris. Kapolres Indragiri Hilir AKBP Achmad Kartiko mengatakan, kegiatan razia iniakan rutin digelar, untuk mengantisipasi menyusupnya teroris asal Aceh. "Sebagai antisipasi dan tindakaan pencegahan terjadi penyusupan kelompok teroris ini ke Inhil, maka kita akan gelar razia rutin di jalur-jalur padat dan dinilai rawan, seperti Kecamatan Kemuning, Selensen. Serta jalur masuk di wilayah perairan," katanya. Ia mengatakan bahwa titik fokus razia ini untuk memperkecil dan mempersempit ruang gerak tujuh orang teroris asal Aceh tersebut. Personil diminta teliti dancermat saat melakukan pemeriksaan para penumpang, baik angkutan umum dan angkutan pribadi. "Kita juga tingkatkan pengawasan terhadap para pelaku aksi curas, curat, curanmor dan barang-barang illegal," sebutnya. Dikatakannya, letak Inhil yang strategis dan dekat dengan akses jalur darat via lintas timur dan jalur air untuk berhubungan dengan kabupaten dan provinsi tetangga, tidak tertutup kemungkinan menjadi ancaman masuknya teroris ke kawasan ini. Ia mengingatkan, nama-nama yang diduga teroris, yakni Abu Yusuf alias Mustaqin, Ubaid alias Adi alias Jakfar, Ziad alias Deni, Suramto alias Toriq, Tono alias Rahmad alias Bayu Seno, Pandu alias Abu Asma, Abu Rimba alias Munir alias Abu Uteun dan Usman alias Gito. "Kalau ada warga yang melihat penampilan dan gelagat seseorang yang mencurigakan maka, segera laporkan ke polisi," sebutnya. ***



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026