Logo Header Antaranews Riau

Polisi Usut Teror Bom Riau Airlines

Kamis, 18 Maret 2010 19:21 WIB
Image Print

Pekanbaru, 18/3 (ANTARA) - Kepolisian Resort (Polres) Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, mulai megusut ancaman teror bom pesawat Riau Airlines rute Tanjung Pinang-Jakarta pada Selasa, (16/3). "Polisi setempat mulai mengusut dan mendalami kasus ancaman teror bom yang dilakukan oleh suara seorang lelaki yang tak dikenal," ujar Direktur Utama Riau Airlines, Teguh Triyanto, di Pekanbaru, Kamis. Sejak peristiwa ancaman teror itu terjadi, jelasnya, perwakilan Riau Airlines yang berada di Kota Tanjung Pinang telah berulang kali dimintai keterangan oleh pihak kepolisian setempat. Sedikitnya sebanyak tiga kali pimpinan perwakilan maskapai itu yakni Muhammad Suhardi yang menjabat sebagai Station Manager diminta keterangan baik oleh Polsek atau pun Polres Tanjung Pinang. Pihak kepolisian ingin mengetahui kronologis kejadian beberapa saat seperti ketika proses "check-in" dan "boarding" sebelum pesawat Riau Airlines dengan nomor penerbangan RIU 196 yang membawa 54 itu lepas landas di Bandara Haji Fisabilillah. Karena terdapat salah seorang penumpang yang tidak terbawa, sebab ketika proses "boarding" dilakukan, penumpang yang sudah dipanggil berulang kali itu tidak juga muncul sehingga ditinggalkan. "Kita tidak berani menuduh kalau prilaku iseng ancaman bom itu berasal dari calon penumpang kita, namun biarlah proses hukum yang bicara siapa yang telah menebar ancaman teror itu," jelasnya. Station Manager Riau Airlines Tanjung Pinang, Muhammad Suhardi, menambahkan, meski mendapatkan ancaman bom, namun tidak mengurangi minat masyarakat untuk menggunakan jasa maskapai milik pemerintah daerah se Sumatera itu. "Hingga kini tidak ada penumpang yang membatalkan penerbangan, dan rata-rata tingkat isian penumpang kita sekitar 70 persen untuk semua rute dari Tanjung Pinang dalam setiap penerbangan," ujarnya. Sedikitnya terdapat empat kali frekuensi penerbangan dari Kota Tanjung Pinang setiap hari dengan masing-masing melayani rute penerbangan Tanjung Pinang-Jakarta, Tanjung Pinang-Pekanbaru, Tanjung Pinang-Natuna dan Tanjung Pinang-Palmatak. Sebelumnya pesawat Riau Airlines jenis BAe Avro RJ 100 dengan kode registrasi PK-RAZ yang mendapat ancaman teror bom ketika dalam perjalanan dari Kota Tanjung Pinang menuju Jakarta. Namun ancaman itu tidak terbukti setelah tim Gegana Brimob menyisir barang bagasi bawaan penumpang dan pesawat sesaat ketika tiba di Bandara Soekarno-Hatta, dan seluruh penumpang dinyatakan selamat.