
Disdik Pekanbaru Bayar Honor 507 Guru Bantu
Kamis, 14 April 2016 19:04 WIB

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, akhirnya membayarkan honor 507 guru bantu di wilayah setempat untuk tiga bulan sekaligus, yakni Januari, Februari dan Maret, setelah memperoleh transfer dana dari Provinsi Riau.
"Hari ini Disdik sudah bayarkan semua honor 507 guru bantu," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Abdul Jamal di Pekanbaru saat dikonfirmasi pada Kamis.
Abdul Jamal menerangkan pihaknya memang tidak bisa berbuat apa-apa untuk inisiatif membayarkan honor para guru bantu tersebut jika belum ada transferan dana dari Provinsi Riau.
"Uangnya baru masuk kemarin dari Provinsi, lalu pagi tadi kami ambil," bebernya.
Kemudian langsung dibagikan kepada para guru bantu melalui kantor Disdik Kota.
Hal ini sudah biasa terjadi setiap awal tahun anggaran. Karena memang semua tergantung cepat atau lambatnya pencairan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau.
Walau ada upaya percepatan, seperti Pekanbaru sudah dilakukan Februari lalu, tetapi ini karena uang honornya dari provinsi.
"Memang sudah setiap awal tahun memang begitu tergantung cairnya APBD provinsi," tuturnya.
Abdul Jamal yakin mulai bulan depan hingga akhir tahun pembayaran honor guru bantu sudah lancar sesuai bulan berjalan.
"Mudah-mudahan ini tidak akan terjadi lagi untuk bulan depan, karena uangnya sudah masuk Rp30 miliar," katanya.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah kota Pekanbaru, Alek Kurniawan membenarkan, uang honor guru bantu sudah masuk dari provinsi.
"Alhamdulillah hari ini gaji guru bantu sudah bisa cair. Pencairan gaji itu langsung untuk tiga bulan gaji, yakni Januari, Februari dan Maret. Jadi setiap guru bantu akan menerima haknya sebesar Rp6 juta," ungkap Alek.
Dia menjelaskan, anggaran untuk pembayaran gaji guru bantu tersebut berasal dari pemerintah Provinsi Riau.
"Jumlah guru bantu dilingkungan pemko Pekanbaru sebanyak 507 guru. Jadi anggaran yang disiapkan untuk gaji mereka sebesar Rp3 miliar lebih," kata Alek.
Pewarta : Vera Lusiana
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

