
Pemkab Rohil Antisipasi Kebakaran Hutan
Rabu, 28 Januari 2015 16:35 WIB

Bagansiapiapi, (Antarariau.com) - Pemkab Rokan Hilir, Provinsi Riau, terus melakukan antisipasi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di daerah itu yang berpotensi menimbulkan asap serta mengganggu kesehatan.
Kabid Pengendalian Dampak Lingkungan Rohil Suta Wirapraja, di Bagansiapiapi, Rabu (28/1), mengatakan, kebakaran hutan dan lahan harus dicegah terutama yang disebabkan oleh petani atau pihak lain dalam membuka lahan.
Untuk itu sosialisasi sekaligus memberikan pemahaman terhadap masyarakat, petani hingga anak siswa sekolah perlu dilakukan.
Ia mengatakan dalam persoalan penanganan Karhutla tetap berfokus pada pencegahan melalui sosialisasi, namun terpenting memberikan edukasi atau pemahaman kepada masyarakat luas.
"Selain sosialisasi terpenting lagi yakni, masyarakat tua dan muda diberikan pemahaman arti bahaya serta resiko membakar hutan secara semabarangan. Selain itu, perlunya masyarakat mengelola lahan gambut agar tidak terjadi Karhutla," ungkapnya.
Kemudian, lanjut Wira, kegiatan sosialisasi pencegahan Karhutla tahun 2015, difokuskan di lima kecamatan yakni Pasir Limau Kapas, Kubu, Kubu Babussalam, Pujud dan Tanjung Medan, karena wilayah tersebut dinilai rawan Karhutla.
"Kegiatannya sekaligus, kalau di Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam pemberian bantuan mesin pompa kepada Masyarakat Peduli Api (MPA). Selanjutnya, turun ke perusahaan perkebunan sebagai tindak lanjut audit kepatuhan tim Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP)," ujarnya.
Sebelumnya pada 2014 selama berbulan-bulan lahan gambut di Kabupatgen Rohil terbakar. Asap mulai diekspor keluar daerah, dan di Rohil sendiri. Aktivitas pendidikan sempat lumpuh, pelaku pembakaran sudah ada ditangkap, upaya pemadaman sudah dilakukan, namun yang bisa memadamkan hanya hujan.
Kebakaran di 2014 Rohil, pada awalnya terjadi di Kepenghuluan Mumugo, Kecamatan Tanah Putih, pemadaman dilakukan dengan alat seadanya, dan api mulai padam setelah beberapa hari terbakar. Titik api selanjutnya muncul di banyak lokasi di berbagai kecamatan.
Asap yang timbul mulai menyerang ibu kota, Bagansiapiapi, dan daerah itu diselimuti kabut asap dan berdebu beberapa hari hingga menyebabkan gangguan kesehatan pada warga.(Adv)
Pewarta : Bagansiapiapi, (Antarariau.com) - Pemkab Rokan Hilir, Provinsi Riau, terus melakukan antisipasi dala
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

