Logo Header Antaranews Riau

Iran Perisai Pulau Kharg, Sinyal Kesiapan Hadapi Serangan Darat AS

Kamis, 26 Maret 2026 11:38 WIB
Image Print
Arsip foto - Seorang pekerja minyak Iran sedang mengerjakan jalur pipa minyak di Pulau Kharg di Teluk Persia, Iran selatan, Selasa (23/2/2016). (ANTARA/Xinhua/Ahmad Halabisaz/aa.)

Washington (ANTARA) - Iran memperkuat pertahanan di Pulau Kharg dalam beberapa pekan terakhir dengan memasang ranjau serta mengerahkan pasukan tambahan dan sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi kemungkinan operasi darat Amerika Serikat.

Laporan CNN, Rabu, yang mengutip sumber intelijen AS, menyebut langkah tersebut mencakup penempatan sistem pertahanan udara portabel serta ranjau anti-personel dan anti-lapis baja di sekitar pulau, termasuk di sepanjang garis pantai yang berpotensi menjadi titik pendaratan pasukan Amerika.

Baca juga: Sekjen PBB: Konflik Timur Tengah sudah di luar kendali

Sumber tersebut juga menyatakan Komando Pusat AS (CENTCOM) terus memantau pulau tersebut untuk mendeteksi perubahan di lapangan, termasuk indikasi pemasangan jebakan.

Sebelumnya, Jumat (20/3), Axios melaporkan Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan opsi untuk memaksa Iran membuka kembali Selat Hormuz dengan mengambil alih Pulau Kharg.

Kemudian, Minggu (22/3), Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan semua opsi tetap terbuka, termasuk kemungkinan pengiriman pasukan ke pulau tersebut.
Baca juga: Turki Lempar Usulan Gencatan Sementara, Upaya Redakan Konflik Timur Tengah

Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, pada 28 Februari lalu hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik Amerika yang berada di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026