Logo Header Antaranews Riau

Dubes: China Bisa Menjamin Kesepakatan Baru AS dan Iran

Senin, 11 Mei 2026 10:17 WIB
Image Print
Orang-orang terlihat melakukan rutinitas harian mereka di jalan-jalan dan gang-gang di Teheran, Iran, saat pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran dimulai di Islamabad, pada 11 April 2026. (ANTARA/Anadolu Agency/pri.)

Teheran (ANTARA) - China bisa menjadi penjamin untuk setiap perjanjian yang terkait dengan Iran, termasuk kesepakatan antara Teheran dan Washington, kata Duta Besar Iran untuk China, Abdolreza Rahmani Fazli pada Ahad (10/5).

"Beijing dapat menjadi penjamin untuk setiap perjanjian yang terkait dengan Iran. Mengingat posisi China terhadap Iran dan Timur Tengah, China dapat menjadi penjamin untuk setiap perjanjian. Teheran berulang kali menyatakan bahwa setiap perjanjian dengan AS harus disertai dengan jaminan bahwa tidak akan ada konflik militer baru dengan Iran di masa depan", katanya, seperti dikutip kantor berita Iran, Fars.

Baca juga: Iran Ancam Balas AS Usai Blokade Laut di Perairannya

Pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran, termasuk Teheran, hingga menimbulkan korban jiwa dan kerusakan infrastruktur.

Iran kemudian melakukan aksi balasan, dengan meluncurkan serangan ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS yang berada di Kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Iran Soroti Keraguan atas Komitmen Diplomasi AS di Tengah Krisis Teluk Persia

Pada 7 April, Washington dan Teheran menyatakan gencatan senjata selama dua pekan. Pembicaraan selanjutnya yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, tidak membuahkan hasil.

Tanpa laporan mengenai dimulainya kembali permusuhan, AS memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026