Satu mobil tertimpa longsor di Jalan Sumbar-Riau

id Polisi,Longsor,Sumbar-Riau,Sumbar,Kelok 9,Kelok sembilan,50 kota,Padang

Satu mobil tertimpa longsor di Jalan Sumbar-Riau

Satu unit mobil minibus yang tertimpa material longsir di Jalan Sumbar-Riau, tepatnya di Air Putih Kenagarian Sarilamak, Kabupaten Limpuluh Kota, Minggu (30/4). ANTARA/FathulAbdi

Sarilamak (ANTARA) - Sebuah mobil minibus tertimpa material longsor yang terjadi di Jalan Sumbar-Riau Kilometer 22 tepatnya di Aia Putih Kenagarian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat pada Ahad sore sekitar pukul 16.45 WIB.

"Longsor mengenai satu unit mobil yang sedang melintas di lokasi saat kejadian, namun tidak ada korban jiwa," kata Kepala Kepolisian Resor Limapuluh Kota AKBP Ricardo Condrat Yusuf, yang turun langsung ke lokasi kejadian pada Minggu malam.

Ia mengatakan minibus tersebut berisikan suami -isteri, dan mereka telah dibawa ke Posko Pelayanan Kelok Sembilan untuk menerima pertolongan medis.

Korban yang merupakan pemudik asal Sumbar dilaporkan mengalami luka lecet dan lebam, saat kejadian mereka hendak balik ke Pekanbaru.

Sementara itu mobil minibus warna hitam masih berada di lokasi longsor untuk menunggu evakuasi, kondisinya tampak berlumuran lumpur dan rebah ke luar badan jalan.

"Beruntung usai terkena material longsor, mobil ditahan oleh pohon di pinggir jalan sehinggatidak terdorong ke jurang," katanya.

Sebelumnya, longsorterjadi di Jalan Sumbar-Riau Kilometer 22 tepatnya di Air Putih Kenagarian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar sekitar pukul 16.45 WIB.

Bencana alam tersebut sempat melumpuhkanarus lalu lintas yang menghubungkan daerah Sumbar dengan Riau, posisinya menjelang Jembatan Layang (Fly Over) Kelok Sembilan.

AKBP Ricardo mengatakan saat pengerjaan serta pembersihan material longsor, kemacetan terjadi di kedua arah baik yang menuju Sumbar ataupun Riau.

Panjang antrean kendaraan yang terjebak macet diperkirakan mencapai dua hingga empat Kilometer, karena tingginya volume kendaraan dalam masa arus balik Lebaran 2023.

Sekitar pukul 19.45 WIB akhirnya alat berat milik Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) sampai ke lokasi kejadian dan langsung melakukan pembersihan material longsor.

Pembersihan material tersebut memakan waktu sekitar setengah jam, sekitar pukul 20.10 WIB akhirnya jalan telah bisa dilalui kembali di kedua arah.

Kepolisian mengimbau para pengendara agar tetap berhati-hati saat melintasi lokasi usai kejadian longsor dan senantiasa mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan.