Logo Header Antaranews Riau

BBKSDA Riau lepasliarkan ular piton dan buaya pernah gigit anak sekolah

Jumat, 7 Januari 2022 15:09 WIB
Image Print
Proses pelepasliaran ular piton oleh petugas BBKSDA. (ANTARA/tangkapan layar)
Salah satu buaya berukuran kurang lebih 2 meter dan sempat menggigit kaki anak sekolah beberapa waktu lalu,

Pekanbaru (ANTARA) - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau melepasliarkan lima ular piton (Pythonidae) dan dua buaya (Crocodylus porosus) yang merupakan serahan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir.

Kepala Bidang Wilayah I BBKSDA Riau Andri Hansen Siregar menyebutkan satwa tersebut langsung dilepasliarkan di habitatnya yaitu dalam kawasan konservasi.

"Diketahui bahwa satwa yang diselamatkan ini merupakan satwa yang biasanya memiliki konflik dengan masyarakat. Satwa tersebut dalam keadaan baik dan layak untuk dilepasliarkan," ucapnya di Pekanbaru, Jumat.

Andri mengatakan salah satu buaya berukuran kurang lebih 2 meter dan sempat menggigit kaki anak sekolah beberapa waktu lalu.

Baca juga: Tiga beruang madu masuki kebun karet warga Kuansing, ini pesan BBKSDA

Selain itu, ke lima ular ditemukan dari pemukiman warga, baik ditemukan di dalam rumah, halaman rumah dan beberapa fasilitas umum.

"Paling panjang ular piton yang dilepaskan tersebut sekitar 5 meter," sebut Andri.

Andri mengatakan proses pelepasliaran berjalan lancar tanpa ada halangan.

"Kami melepasliarkan di tempat yang memang merupakan habitat satwa tersebut dan jelas memang jauh dari pemukiman. Tempatnya masih merupakan wilayah konservasi," tukasnya.

Baca juga: Lama dipelihara Sekda Siak, Siamang ini diserahkan ke BBKSDA Riau

Baca juga: Warga Kuansing serahkan Owa Ungko ke BBKSDA Riau usai dipelihara 14 tahun



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026