Logo Header Antaranews Riau

Panen di Tempuling, Wabup : Jagung yang perlu dikembangkan

Senin, 8 November 2021 19:52 WIB
Image Print
Wakil Bupati Inhil, Syamsuddin Uti bersama Kadis DPTPHP berserta jajaran dan kelompok tani Suka Maju usai panen Jagung di Desa Tempuling, Kecamatan Tempuling, Minggu (7/11). (ANTARA/HO-Prokopim Inhil)

Tembilahan (ANTARA) - Wakil Bupati Indragiri Hilir Syamsuddin Uti menyebutkan bahwa jagung adalah komoditas yang perlu terus dikembangkan karena memiliki peran penting terutama untuk memenuhi ketahanan pangan di tengah Pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

Saat mengikuti panen jagung oleh kelompok tani Suka Maju di Desa Tempuling Kecamatan Tempuling, Minggu (7/11/) lalu, Wabup mendorong Dinas terkait bekerjasama dengan petani agar produktivitas jagung terus dikembangkan hingga Inhil menjadi lumbung jagung di Provinsi Riau.

“Jagung ini sangat bagus sekali karena dalam dua bulan sudah bisa dipetik. Kepada pihak terkait dalam hal ini Dinas Pertanian agar bekerjasama dengan kelompok tani agar ini dikembangkan sehingga Kabupaten Inhil menjadi lumbung jagung di Provinsi Riau,” ucap Wabup yang akrab disapa SU itu.

Wabup optimistis dengan usia tanam yang begitu singkat, jagung dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Inhil.

Panen jagung yang turut dihadiri Wabup tersebut dipanen dari lahan seluas 2 Ha dengan hasil tujuh ton per hektare.

Usia jagung yang dipanen berumur dua bulan dengan harga jual di Rp 5.000/Kg. Tidak hanya jagung, terdapat pula sayur-sayuran, pisang, cabe dan tomat yang ditanam oleh Kelompok Tani Suka Maju.

Advertorial



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026