Logo Header Antaranews Riau

Inhu Gratiskan Masuk TNBT Bagi Kontingen PON

Sabtu, 15 September 2012 18:00 WIB
Image Print

Pekanbaru, (antarariau) - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau menawarkan jasa pemanduan gratis bagi atlet dan official untuk berkunjung ke kawasan wisata alam Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT), satu kawasan perbukitan di tengah-tengah hamparan dataran rendah bagian Timur Sumatera yang menarik dikunjungi.

"Pemanduan gratis diberikan untuk mendukung para tamu Riau agar bisa lebih mengenal potensi wisata daerah ini," kata Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Indragiri Hulu, Arjuna, di Pekanbaru, Sabtu.

Menurut Arjuna, panawaran gratis pemanduan masuk dan keluar bagi wisatawan domestik ke lokasi taman itu dibantu dengan kendaraan double gardan.

Atas kunjungan wisatawan domestik yakni para atlet PON dan ofisialnya itu sekaligus mereka diharapkan tentunya mendapat kesempatan menyaksikan sendiri potensi alam Riau usai penyelenggaraan perhelatan nasional PON XVIII Riau.

"Pemanduan diberikan, katanya, mulai dari masuk ke wilayah Taman Nasional Bukit Tigapuluh, dan sejumlah kawasan wisata lainnya yang berada di dekat taman tersebut yang juga menarik untuk dikunjungi," katanya.

Sedangkan bukit tersebut sangat menarik dikunjungi karena mempunyai potensi keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa endemik yang bernilai cukup tinggi.

Tipe ekosistem penyusun hutan Taman Nasional Bukit Tigapuluh adalah hutan dataran rendah, hutan pamah dan hutan dataran tinggi dengan jenis floranya seperti jelutung (Dyera costulata), getah merah (Palaquium spp.), pulai (Alstonia scholaris), kempas (Koompassia excelsa), rumbai (Shorea spp.), cendawan muka rimau/raflesia (Rafflesia hasseltii), jernang atau palem darah naga (Daemonorops draco), dan berbagai jenis rotan.

"Selain ke Bukit Tigapuluh, pengunjung juga akan diajak ke kawasan wisata air terjun tiga tingkat dan air terjun tujuh tingkat," katanya wisatawan rugi rasanya jika tidak melengkpai kunjungan mereka ke objek wisata Danau Meduyan yakni di sekitar danau tersebut terletak makan raja-raja, yang dijadikan sebagai daerah cagar budaya.

Pengunjung bisa menginap di sana karena tersedianya Villa penginapan yang dilengkapi dengan tempat pemandian dan lainnya.

Sedangkan jarak tempuh ke taman sepanjang 146 km atau selama empat jam lebih perjalanan dengan menggunakan kendaraan roda empat, sedangkan untuk menempuh lokasi dari Pekanbaru menuju Pematang Reba, terus Rengat Indragiri Hulu dan terus ikuti jalan Lintas Timur.

Taman Nasional Bukit Tigapuluh memiliki 59 jenis mamalia, 6 jenis primata, 151 jenis burung, 18 jenis kelelawar, dan berbagai jenis kupu-kupu.

Disamping merupakan habitat harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), tapir (Tapirus indicus), ungko (Hylobates agilis), beruang madu (Helarctos malayanus malayanus), sempidan biru (Lophura ignita), kuau (Argusianus argus argus) dan lain-lain; juga sebagai perlindungan hidro-orologis Daerah Aliran Sungai Kuantan Indragiri.

Semula kawasan Taman Nasional Bukit Tigapuluh merupakan hutan lindung dan hutan produksi terbatas. Meskipun demikian, kondisi hutan taman nasional tersebut relatif masih alami.

Masyarakat di sekitar Taman Nasional Bukit Tiga Puluh terdiri dari beberapa suku dengan adat istiadat dan budaya yang relatif masih sangat tradisional yaitu Suku Anak Dalam, Suku Talang Mamak dan lain-lain. Masyarakat tersebut terutama Suku Talang Mamak, percaya bahwa bukit dan tumbuhan yang ada di taman nasional ini mempunyai kekuatan magis dalam kehidupan mereka.

Secara tidak langsung mereka ikut berpartisipasi aktif dalam menjaga dan melindungi bukit/tumbuhan di taman nasional. Sedangkan beberapa lokasi atau obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Air Hitam Dalam. Menyelusuri sungai dan melihat menyaksikan kehidupan tumbuhan/satwa.

Air Hitam Dalam merupakan habitat harimau Sumatera. Berikutnya Tembelung Berasap, panorama air terjun, mandi dan pengamatan tumbuhan. Batu Belipat dan Batu Gatal.