Logo Header Antaranews Riau

Sulteng Ekspor 5,4ribu Ton CPO

Rabu, 30 Mei 2012 09:34 WIB
Image Print

Palu, (antarariau) - Sulawesi Tengah selama Januari-April 2012 mengekspor minyak sawit mentah (CPO) sebanyak 5.400 ton.

Kepala Seksi Ekspor dan Impor Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Pemerintah Provinsi Sulteng Abdul Muin di Palu, Rabu, mengatakan, ekspor CPO sebanyak itu menghasilkan devisa sebesar 4,833 juta dolar AS.

Satu-satunya perusahaan di Sulteng yang mengekspor CPO adalah PT Hardaya Inti Plantation (HIP).

Perusahaan itu, kata Muin, mengembangkan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Buol, daerah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Gorontalo.

Ekspor CPO selama ini langsung dari Pelabuhan Buol ke negara tujuan Malaysia.

Ia mengatakan, tiga perusahaan lain yang juga bergerak dalam ekspor CPO yaitu PT Surabaya, PT Letawa, dan PT Pasang Kayu.

Namun, katanya, tiga perusahaan itu selama empat bulan terakhir ini tidak aktif.

Ia mengharapkan, pada masa mendatang mereka bisa kembali aktif sehingga perolehan devisa dari ekspor mengalami peningkatan.

"Saya tidak tahu mengapa mereka tidak ada kegiatan ekspor selama empat bulan ini," katanya.

Ia mengatakan, jumlah komoditas yang diekspor ke berbagai negara selama Januari-April 2012 hanya delapan jenis.

Padahal, katanya, total komoditas yang ada dan telah ikut meramaikan kegiatan ekspor dari Sulteng selama beberapa tahun terakhir tercatat lebih dari 20 jenis.

Berbagai komoditas yang terhenti kegiatan ekspornya, antara lain rotan, kopra, tepung kelapa, ikan bandeng beku, udang beku, ikan lajang, damar, dan minyak kelapa.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026