Logo Header Antaranews Riau

Jasa Raharja Riau gelar pisah sambut kepala kanwil baru

Rabu, 2 September 2026 19:32 WIB
Image Print
Kepala Kantor Jasa Raharja Riau usai penandatanganan berita acara serah terima jabatan. (ANTARA/Bayu Agustari Adha)

Pekanbaru, (ANTARA) - PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Riau menggelar pisah sambut kepala kantor baru dari Muhammad Hidayat yang dipromosikan menjadi Direktur Operasional PT Aru Raharja dan digantikan oleh Fitri Agustina.

Muhammad Hidayat dalam sambutannya di Pondok Khas Melayu Pekanbaru mengatakan selama mengemban amanah di Provinsi Riau banyak tantangan dan target yang dilalui. Menurutnya hal itu merupakan sesuatu momen yang sangat berarti dalam hidupnya.

"Terimakasih atas kerjasamanya, atas kepercayaan, kritik dan masukan yang membangun sehingga bisa bekerja dengan baik, semua dilaksanakan demi kebaikan tim dan perusahaan," katanya yang juga selama ini menjadi Ketua Forum Badan Usaha Milik Negara di Provinsi Riau.

Lebih lanjut dia mengungkapkan selamat datang Fitri dan berharap Jasa Raharja dan Forum BUMN Riau semakin bersinar. Dikatakannya dari dua lembaga tersebut dirinya banyak mendapat kenangan dan saudara didapat selama perjalanan.

Sementara itu Fitri Agustina menyampaikan dirinya sebelum ini mengabdi di Kanwil Bengkulu. Kini dia harus meneruskan tongkat estafet terobosan yang banyak dilakukan di Riau sebelumnya.

"Mudah-mudahan saya bisa memberikan kontribusi lebih baik, saya berharap Jasa Raharja berkinerja lebih baik dan terus berkembang dan membanggakan Provinsi Riau," ucapnya.

Hadir dalam pisah sambut tersebut Kepala Badan Pendapatan Daerah Riau, Ninno Wastikasari, Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau Kompol Vino Lestari, para pimpinan di Forum BUMN, Organisasi Angkutan Darat, Rumah Sakit, pegawai serta pensiunan PT Jasa Raharja Kanwil Riau.

Kepala Bapenda Riau Ninno merasa senang Muhammad Hidayat dipromosikan dan dengan kepala kanwil yang baru semoga bisa sejalan. Dia bilang banyak terobosan Muhammad Hidayat untuk perbaikan di Samsat sehingga apa yang menjadi target JS dan bapenda untuk pajak daerah bisa dicapai.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026