Logo Header Antaranews Riau

Polisi Periksa Saksi Bentrok Kampar

Selasa, 8 Mei 2012 13:03 WIB
Image Print

Pekanbaru, (AntaraRiau) - Jajaran Polisi Daerah (Polda) Riau hari ini memeriksa sejumlah saksi terkait peristiwa bentrokan di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar yang dipicu masalah sengketa lahan.

"Kami telah memeriksa sejumlah saksi terkait bentrokan di Kampar. Tadi malam itu ada dua orang dari pihak korban yakni karyawan perusahaan PT Raka. Untuk sekarang, di tempat kejadian perkara (TKP) Satuan Reserse Polres Kampar juga tengah memeriksa sejumlah saksi lainnya," kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Riau AKBP Syarif Pandiangan yang ditemui ANTARA di Markas Polda Riau, Pekanbaru, Selasa.

Dikatakan, dari sejumlah saksi yang diperiksa, pihaknya juga telah mendapat informasi yang beragam, namun kronogi pasti masih terus ditelusuri.

Sejauh ini, diakuinya, kepolisian juga belum menetapkan sejumlah tersangka dari kedua pihak, baik warga Desa Danau Lancang maupun dari pihak karyawan PT Raka yang sebelumnya mengaku diserang saat bekerja.

Pandiangan juga memastikan suasana di lokasi bentrok saat ini sudah mulai kondusif, namun tetap berada di bawah pemantauan jajaran kepolisian daerah.

"Kalau tidak salah, ada ratusan petugas yang saat ini sedang berjaga-jaga di sana (TKP). Mulai dari Satuan Reserse Kriminal, Intel dan Sabara serta brimob," katanya.

Dikisahkan, kasus sengketa lahan yang memuncak hingga terjadi bentrokan antara warga dengan pihak karyawan PT Raka yang beroperasi disekitar perkampungan, sebelumnya sudah berulang ditangani oleh Polda Riau dan jajaran.

"Bahkan beberapa warga juga ada yang telah berulang kami introgasi setelah dilaporkan sering berbuat onar di wilayah perusahaan," katanya.

Bentrokan antara warga dengan pihak karyawan PT Raka di Desa Danau Lancang, Kecamatan Tapung Hulu, Kabupaten Kampar sebelumnya juga telah menyebabkan puluhan korban luka-luka.

Data terkini menyebutkan, korban akibat peristiwa bentrokan itu berjumlah lebih dari sepuluh orang, dimana enam diantaranya mengalami luka tembak di berbagai bagian organ tubuh.

Tiga diantara korban tembak, yakni Biler Napitupulu (30) yang mengalami luka tembak dibagian paha kiri, kemudian Rifai Tobing (29) mengalami luka tembak dibetis kanan, serta Ari Syahputra (20) mengalami luka tembak di bahu kiri. Sampai hari ini ketiganya masih menjalani rawat inap di Rumah Sakit Santa Maria karena luka cukup parah.

Pandiangan juga berulang memastikan tidak ada korban tewas dalam peristiwa bentrokan ini.
***1***



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026