Logo Header Antaranews Riau

Konsumsi BBM di Riau naik

Selasa, 20 Maret 2012 07:26 WIB
Image Print

Pekanbaru (ANTARARIAU News) - PT Pertamina (Persero) menyatakan konsumsi BBM di Provinsi Riau naik sekitar 30 persen pada awal bulan Maret, yang diperkirakan akibat dampak rencana kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM pada April mendatang.

"Sejak awal bulan Maret hingga pertengahan bulan ini, permintaan premium naik sekitar 30 persen," kata Wira Penjualan BBM Ritel PT Pertamina UP II Pekanbaru, Fahrizal, di Pekanbaru, Senin.

Ia mengatakan, permintaan BBM jenis premium di Riau yang biasa hanya sekitar 1.400 kilo liter (Kl) per hari, sejak awal Maret meningkat jadi 1.600 Kl per hari.

Namun ia menilai, kenaikan konsumsi BBM tersebut belum bisa dipastikan merupakan bentuk dari aksi penimbunan para spekulan menjelang kenaikan harga BBM.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah bersama pihak kepolisian bisa membantu pengawasan di lapangan agar tidak terjadi penyimpangan.

"Pertamina hanya sebagai penyalur dan kami berjanji akan memastikan persediaan BBM tetap ada dan distribusi lancar. Kami mohon ada pengawasan instansi yang terkait di lapangan agar penyaluran tepat sasaran," ujarnya.

Ia mengatakan, Pertamina sudah melakukan antisipasi lonjakan permintaan yang biasa terjadi menjelang kenaikan harga BBM agar tidak terjadi kelangkaan. Jumlah stok BBM, baik jenis premium dan solar, kini mencapai 6.000 Kl per hari.

Kemudian, antisipasi dalam pendistribusian juga dilakukan dengan menambah armada kapal angkut dari Dumai dan Tanjung Uban ke depot BBM di Pekanbaru. Menurut dia, jumlah kapal pengangkut kini ditambah menjadi dua unit dalam sehari.

"Kemudian distribusi ke SPBU, APMS dan agen penyalur lainnya juga ditambah menjadi dua kali dalam sehari," ujarnya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026