Logo Header Antaranews Riau

Rp2,5 Miliar untuk kesehatan gratis

Minggu, 12 Februari 2012 15:39 WIB
Image Print

Dumai - Pemerintah Kota Dumai pada tahun anggaran 2012 ini mendapat alokasi dana Pusat sebesar Rp2,5 miliar untuk menyiapkan sekaligus memberikan layanan kesehatan publik warga miskin secara gratis.

"Anggaran layanan kesehatan tersebut diperuntukkan khusus bagi pelaksanaan program Jaminan Persalinan (Jampersal) normal dan Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas)," kata Direktur RSUD Kota Dumai, dokter Syaiful, Minggu.

Dikatakan, pelaksanaan kegiatan dua pelayanan medis ini dipusatkan di Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Dumai yang dipimpinnya.

Dokter Syaiful mengatakan pula, anggaran pelayanan kesehatan gratis khusus masyarakat miskin ini, sudah terlaksana sejak beberapa tahun belakangan.

"Pemerintah Kota (Pemkot) Dumai sangat berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi warganya yang kurang mampu," ujarnya.

Ditambahkan, hampir setiap tahun anggaran terserap optimal dan mencapai seratus persen serta sangat termanfaatkan oleh masyarakat.

"Khusus untuk pasien layanan kesehatan gratis, pihak RSUD melayani di ruang kelas III yang setiap hari antri diminati masyarakat," tuturnya.

Namun, menurutnya, tingginya minat masyarakat untuk menikmati layanan kesehatan gratis ini, tidak dibarengi dengan ketersediaan fasilitas tempat tidur di ruang perawatan inap.

Diakuinya, saat ini kondisi tempat tidur mengalami keterbatasan dan cenderung penuh dengan pasien.

"Sehingga untuk mengatasi kekurangan tempat tidur pasien gratis, ruangan unit gawat darurat disulap menjadi kamar ruang inap pasien yang memanfaatkan pengobatan gratis tersebut," katanya.

Upaya lain yang dilakukan pihaknya, ialah, mengusahakan penambahan gedung baru dan tempat tidur melalui pengusulan dana bantuan dari Pemerintah Pusat.

Saat ini, lanjutnya, pengusulan anggaran sudah diajukan, dan diharapkan mendapat persetujuan.

Dikonfirmasi terpisah, Wakil Walikota Dumai, Agus Widayat, mengharapkan, kemudahan pelayanan kesehatan yang disiapkan pemerintah bagi masyarakat gratis ini, agar dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya.

"Silahkan warga berobat ke tempat pelayanan kesehatan ini, karena biaya sudah ditanggung pemerintah. Program ini bertujuan menekan angka kematian ibu dan bayi, juga untuk mengurangi beban biaya perobatan bagi warga kurang mampu," ujar AGus Widayat.