
DPR Harus Dukung Mobil Esemka

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Roy Suryo, Senin mengatakan niatnya untuk melakukan uji kelaikan jalan mobil Esemka dari Solo ke Jakarta, untuk mempercepat proses sertifikasi kendaraan tersebut.
"Tak ada niat lain, kecuali sebagai wujud dukungan nyata atas produk anak-anak bangsa ini, dan agar sesegera mungkin disertifikasi untuk kepentingan rakyat," katanya saat dihubungi di Pekanbaru, Senin.
Dikatakannya, upaya konkret harus segera dilakukan berbagai pihak terkait, sehubungan kerinduan publik mengenai adanya sebuah kebanggan nasional di bidang otomotif.
"Saya akan melakukan sendiri 'road-test' ini, dengan niat positif, bukan untuk cari popularitas," kata anggota Komisi I DPR RI yang juga pakar teknologi informatika ini.
Sebelumnya, secara terpisah rekannya sesama anggota Parlemen, yakni Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima yang membidangi perindustrian, perdagangan, dan BUMN, mengatakan, pihaknya segera menggelar RDP dengan memanggil seluruh pemangku kepentingan terkait masalah mobil nasional.
"Dalam kesempatan pertama, komisi kami mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan seluruh 'stake-holder' yang terkait dengan program mobil nasional (Mobnas), khususnya menyangkut produk 'Esemka'," katanya.
Ia menambahkan, RDP itu diadakan untuk mendukung percepatan realisasi program Mobnas, sekaligus menindaklanjuti fenomena mobil 'Esemka' yang menyedot perhatian publik sekarang ini.
"Fenomena heboh mobil 'Esemka' menunjukkan besarnya kerinduan rakyat akan pentingnya mobil nasional sebagai salah satu kebanggaan nasional ('national-pride')," kata Aria Bima.
RDP Komisi VI DPR RI, menurutnya, antara lain akan memanggil Deputi Bidang Industri Strategis dan Manufaktur Kementerian BUMN, dan Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian.
Selain itu, lanjutnya, diundang pula pelaku industri otomotif nasional, PT Industri Kereta Api (INKA), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Gubernur Sulawesi Selatan Syahril Yasin Limpo, Walikota Solo Joko Widodo, dan akademisi.
Aria Bima menjelaskan, hasil RDP akan menjadi bahan rapat kerja Komisi VI DPR RI dengan Pemerintah.
"Dari rapat kerja dengan pemerintah ini diharapkan muncul keputusan politik yang bisa mempercepat realisasi program mobil nasional yang kita dambakan bersama," ujar Aria Bima lagi.
Pewarta : Jeffrey Rawis
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

