Logo Header Antaranews Riau

Rekam e-KTP Dumai 51 persen

Jumat, 16 Desember 2011 21:01 WIB
Image Print

Dumai, Riau, (ANTARARIAU News) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Dumai, Riau, per 13 Desember 2011 baru bisa merealisasikan rekam data Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP sebesar 51,76 persen dari keseluruhan target jumlah penduduk wajib KTP.

"Jumlah penduduk yang sudah memenuhi undangan dan mengikuti rekam datan program e-KTP ini sebanyak 86.292 dari keseluruhan wajib KTP sebanyak 166.724 jiwa," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Dumai, Nizam, Jumat.

Kepada ANTARA, ia menambahkan, pelaksanaan rekam data dilakukan oleh 25 orang petugas operator yang bekerja siang malam di lima kecamatan se-kota Dumai.

Dikatakannya, tingkat kunjungan masyarakat wajib e-KTP di Kota Dumai ketika diundang oleh pihak kecamatan setempat sangat tinggi. Sehingga, pihaknya mengintruksikan petugas di kecamatan melakukan rekam data pada malam hari.

Ia juga menjelaskan, meski di sejumlah daerah ditargetkan harus menyelesaikan pelaksanaan rekam e-KTP hingga 31 Desember, namun untuk di wilayah Dumai bisa dilakukan berkelanjutan di tahun berikutnya.

"Hal ini disebabkan pertumbuhan penduduk Kota Dumai dalam hitungan bulan terakhir semakin meningkat. Sehingga pelaksanaan rekam data e-KPT dapat terus dilakukan dengan target menyelesaikan seluruh perekaman data semua penduduk wajib KTP," tuturnya.

Dalam pelaksanaan rekam data ini, Nizam mengaku mengalami kendala berupa masih adanya sebagian kecil masyarakat tidak memenuhi undangan di Kecamatan.

Selain itu, menurutnya, menyangkut keberadaan wajib e-KTP dari kalangan pelajar dan mahasiswa yang berdomisili di luar daerah.

"Kendala yang paling dirasakan sekali, ialah, kondisi peralatan rekam data yang mengalami penyusutan fungsi akibat terlalu sering dipakai," ungkapnya.

Meski sudah mengusulkan ke Pemerintah Pusat, lanjutnya, ternyata bantuan peralatan tambahan, seperti pendataan sidik jari dan kornea mata, tetap saja belum lengkap.

"Peralatan tambahan pendukung masih ada yang belum lengkap sehingga saat ini tetap dioptimalkan peralatan awal yang sudah ada. Kami tidak henti-hentinya mengajak partisipasi warga dalam menyukseskan program e-KTP dengan memenuhi undangan di kecamatan," ujar Nizam.