Logo Header Antaranews Riau

Pemko Dumai Wacanakan Program BLT

Rabu, 3 November 2010 19:43 WIB
Image Print

Dumai, 3/11 (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemko) Dumai, Riau, mewacanakan program bantuan langsung tunai atau BLT plus pada awal 2011 dengan tujuan agar masyrakat bisa kreatif dan memajukan usahanya dengan baik.


"BLT ini juga untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Dumai," kata Asisten II Pemko Dumai Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Syukri Harto, di Dumai, Rabu.


Dalam program tersebut, masyarakat akan diberi bantuan untuk membuka lapangan pekerjaan dengan usaha perdagangan, pertanian, nelayan dan lainnya sesuai dengan modal yang dibutuhkan.


"Program ini nantinya akan disusun oleh pemerintah dan izin wali kota supaya dapat terarah dan berjalan maksimal dan sesuai rencana," paparnya.


Seperti penghasilan pedagang, diwajibkan disimpan sebanyak 50 persen di rekening pribadi yang sudah disediakan pemerintah, dan 50 persen lagi untuk operasional usaha.


Tabungan tersebut, nantinya akan dijadikan sebagai bantuan usaha untuk istri dan anak mereka di kemudian hari, sehingga perekonomian masyarakat akan terus meningkat.


"Dengan demikian, angka pengangguran secara otomatis akan terus berkurang," katanya.


Syukri menerangkan, sebelum BLT disalurkan, calon penerima akan melaksanakan diklat atau pendidikan oleh satuan kerja terkait sesuai dengan jurusan masing-masing.


"Hal ini penting sebagai landasan arah pengembangan ilmu yang telah tertanam sebelumnya pada pendidikan formal," jelasnya.


Selanjutnya, sambung dia, calon BLT plus menandatangani surat perjanjian dengan pemerintah, yang isinya menyatakan bahwa peminjam modal harus menjalankan usahanya sebaik mungkin.


"Mudah-mudahan program 100 hari kerja pemko ini akan berjalan sesuai dengan harapan kita semua," tuturnya.


Dilain kesempatan, Wakil Wali Kota Dumai, dr Agus Widayat, menjelaskan, sebelumnya program BLT ini diwacakan secara musyawarah sebagai solusi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.


"Dengan bantuan langsung tunai ini, diharapkan masyarakat dapat lebih meningkatkan perekonomian secara berjenjang. Mulai dari perekonomian keluarga, kelompok, hingga masyarakat luas," ringkasnya.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026