Wapres Ma'ruf Amin minta pada Raja Malaysia agar pekerja migran dilindungi
Selasa, 22 Oktober 2019 9:57 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin (kanan) melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah di Imperial Hotel Tokyo, Jepang, Selasa (22/10/2019) (ANTARA FOTO/Fransiska Ninditya.)
Tokyo (ANTARA) - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Sultan Abdullah Al-Mustafa Billah Shah Ibni Almarhum Sultan Haji Ahmad Shah Al-Musta'in Billah di Tokyo, Jepang, Selasa, untuk membahas upaya penguatan kerja sama di bidang tenaga kerja migran, sawit dan penanganan radikalisme.
Dalam pertemuan itu, Wapres Ma'ruf Amin secara langsung meminta Sultan Abdullah untuk memberikan perlindungan yang adil kepada seluruh tenaga kerja migran asal Indonesia di Malaysia.
Baca juga: MUI: Pelantikan presiden-wapres merupakan agenda kenegaraan sangat penting
"Saya menitipkan tenaga kerja kita di Malaysia supaya memperoleh perlindungan dari beliau. Saya minta anak-anak kita itu dianggap anak-anak beliau saja, jadi bagaimana beliau memperlakukannya supaya Raja juga merespon dengan baik," kata Wapres Ma'ruf usai pertemuan di Hotel Imperial Tokyo, Jepang.
Dengan banyaknya jumlah tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia sebagai bentuk penguatan hubungan bilateral kedua negara, Ma'ruf berharap Raja Malaysia dapat memberikan dukungannya kepada WNI di Malaysia.
"Kesempatan ini kita pergunakan utamanya untuk menjalin kerja sama Indonesia dan Malaysia. Secara kebetulan juga kita punya banyak tenaga kerja di Malaysia, kan Raja ini punya kewenangan untuk mengampuni," tambahnya.
Pertemuan keduanya berlangsung Selasa pagi pukul 10.00 waktu setempat di Ruang Momo, Imperial Hotel Tokyo. Turut mendampingi Wapres Ma'ruf antara lain Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Kasetwapres) Mohamad Oemar, Menlu RI periode 2014-2019 Retno Marsudi dan Kepala Protokol Negara Andri Hadi.
Raja Malaysia Sultan Abdullah menjadi tamu kehormatan keempat yang melakukan courtesy call dengan Wapres Ma'ruf Amin sejak dilantik. Sebelumnya, usai pelantikan, Wapres Ma'ruf telah menerima kunjungan kehormatan dari Wapres China Wang Qishan, Wapres Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh dan Wapres Myanmar Henry Van Thio.
Usai bertemu Sultan Abdullah, Wapres Ma'ruf kembali ke kamarnya untuk bersiap menghadiri upacara penobatan Kaisar Jepang Naruhito di Imperial Palace Tokyo, Selasa siang.
Baca juga: Ini "rundown" upacara pelantikan Presiden RI Jokowi-Wapres Ma'ruf Amin
Baca juga: MUI: Pelantikan presiden-wapres merupakan agenda kenegaraan sangat penting
Pewarta : Fransiska Ninditya
Dalam pertemuan itu, Wapres Ma'ruf Amin secara langsung meminta Sultan Abdullah untuk memberikan perlindungan yang adil kepada seluruh tenaga kerja migran asal Indonesia di Malaysia.
Baca juga: MUI: Pelantikan presiden-wapres merupakan agenda kenegaraan sangat penting
"Saya menitipkan tenaga kerja kita di Malaysia supaya memperoleh perlindungan dari beliau. Saya minta anak-anak kita itu dianggap anak-anak beliau saja, jadi bagaimana beliau memperlakukannya supaya Raja juga merespon dengan baik," kata Wapres Ma'ruf usai pertemuan di Hotel Imperial Tokyo, Jepang.
Dengan banyaknya jumlah tenaga kerja asal Indonesia di Malaysia sebagai bentuk penguatan hubungan bilateral kedua negara, Ma'ruf berharap Raja Malaysia dapat memberikan dukungannya kepada WNI di Malaysia.
"Kesempatan ini kita pergunakan utamanya untuk menjalin kerja sama Indonesia dan Malaysia. Secara kebetulan juga kita punya banyak tenaga kerja di Malaysia, kan Raja ini punya kewenangan untuk mengampuni," tambahnya.
Pertemuan keduanya berlangsung Selasa pagi pukul 10.00 waktu setempat di Ruang Momo, Imperial Hotel Tokyo. Turut mendampingi Wapres Ma'ruf antara lain Kepala Sekretariat Wakil Presiden (Kasetwapres) Mohamad Oemar, Menlu RI periode 2014-2019 Retno Marsudi dan Kepala Protokol Negara Andri Hadi.
Raja Malaysia Sultan Abdullah menjadi tamu kehormatan keempat yang melakukan courtesy call dengan Wapres Ma'ruf Amin sejak dilantik. Sebelumnya, usai pelantikan, Wapres Ma'ruf telah menerima kunjungan kehormatan dari Wapres China Wang Qishan, Wapres Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh dan Wapres Myanmar Henry Van Thio.
Usai bertemu Sultan Abdullah, Wapres Ma'ruf kembali ke kamarnya untuk bersiap menghadiri upacara penobatan Kaisar Jepang Naruhito di Imperial Palace Tokyo, Selasa siang.
Baca juga: Ini "rundown" upacara pelantikan Presiden RI Jokowi-Wapres Ma'ruf Amin
Baca juga: MUI: Pelantikan presiden-wapres merupakan agenda kenegaraan sangat penting
Pewarta : Fransiska Ninditya
Pewarta : Fransiska Ninditya
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Jeruji tak halangi produktivitas, warga binaan Lapas Selatpanjang panen perdana
15 April 2026 19:38 WIB
Imigrasi Selatpanjang hadirkan program Limau di Rangsang Barat, permudah akses warga kepulauan
11 March 2026 10:21 WIB
Pantau persiapan lebaran, Wabup Muzamil pastikan sembako, BBM dan jalur mudik di Meranti aman
07 March 2026 11:25 WIB
Bupati Asmar dan Wabup Muzamil pimpin korve di titik strategis Selatpanjang
14 February 2026 15:51 WIB
Jelang ramadan, Bupati Asmar pastikan harga dan stok sembako di Meranti tetap aman
14 February 2026 15:36 WIB
Razia mendadak di Lapas Selatpanjang, petugas sita barang berpotensi bahaya dari kamar WBP
13 February 2026 11:58 WIB