Logo Header Antaranews Riau

Donald Trump: Gencatan Senjata AS-Iran Jadi Momentum Isi Ulang Amunisi

Rabu, 22 April 2026 09:50 WIB
Image Print
Orang-orang berada di sebuah bangunan yang hancur akibat serangan udara AS dan Israel di Universitas Shahid Beheshti di Teheran, Iran, Sabtu (4/4/2026). (ANTARA/Xinhua/Shadati/aa.)

Washington (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump mengatakan kesepakatan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran merupakan hal yang positif karena memberi waktu bagi militer AS untuk mengisi kembali stok amunisi.

“[Gencatan senjata] menurut saya hal yang baik, karena kami kini terisi penuh. Kami mempunyai banyak amunisi, kami memiliki begitu banyak segalanya… jauh lebih kuat dibanding empat atau lima pekan lalu. Jadi, kami memanfaatkannya kesempatan ini untuk mengisi kembali stok,” kata Trump kepada CNBC.

Baca juga: Iran Tuntut Pembebasan Kapal Touska, Peringatkan Konsekuensi Serius ke AS

Trump menambahkan bahwa Iran kemungkinan juga menggunakan periode gencatan senjata untuk mengisi kembali persediaan militernya.

Pada Senin, Trump menyatakan bahwa “sangat kecil kemungkinannya” ia akan memperpanjang gencatan senjata jika kesepakatan tidak tercapai hingga Rabu malam, serta memperingatkan bahwa “banyak bom” akan kembali meledak setelah masa berlaku berakhir.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke sejumlah target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Lalu, pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Baca juga: China Kecam Keras Penyitaan Kapal Iran oleh AS, Ancam Stabilitas Kawasan

Perundingan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil yang pasti.

Meskipun tidak ada pengumuman mengenai dimulainya kembali permusuhan, AS mulai memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Para mediator saat ini sedang berupaya untuk mengorganisir putaran pembicaraan yang baru.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026