Logo Header Antaranews Riau

RA Kartini Dimata Artis Dhea Ananda

Rabu, 13 April 2016 11:56 WIB
Image Print

Jakarta, (Antarariau.com) - Sejarah tentang Raden Adjeng Kartini yang merupakan wanita pemelopor kesetaraan derajat dengan pria di Indonesia selalu diperingati setiap 21 April dan menginspirasi banyak wanita dari berbagai kalangan.

RA Kartini yang lahir pada 21 April 1879 di Jepara dan meninggal diusia 25 tahun setelah empat hari melahirkan anak pertamanya itu menjadi pendobrak keterbelengguan wanita dijamannya dengan memperjuangkan emansipasi serta surat-suratnya dibukukan dengan judul “Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Dimata Ghea Ananda sosok R.A Kartini bukan hanya sebagai ikon tapi penyemangat.

"Kartini itu tokoh yang penting banget untuk perempuan Indonesia. Di tahun segitu, dia sudah punya pikiran yang maju. Dia bukan cuma ikon tapi juga penyemangat. Sekarang cewek sama cowok sama saja," ungkap Dhea di Epicentrum, Jakarta, Senin (11/4).

Istri dari Ariel "Nidji" ini, merasakan dampak yang begitu besar dari perjuangan seorang Kartini. Dhea pun tetap bisa berkarya, walaupun dia seorang perempuan dan sang suami juga tidak pernah melarangnya.

"Aku beruntung karena suami membolehkan aku bekerja, enggak ganggu macam-macam, kami tetap boleh berkarya. Sebagai istri, aku tahu tugas aku apa. Kalau dia libur, ya aku libur juga, kami enggak lupa kodrat wanita," terang perempuan kelahiran 26 Mei 1986 itu.

Hari Kartini, menurut Dhea, juga patut untuk dirayakan. Namun, tidak perlu secara berlebihan. Mungkin dengan ucapan syukur sudah bisa mewakilinya.

"Harus dirayakan karena buat kami perempuan adalah bibit yang akan melahirkan penerus bangsa. Perempuan yang cerdas akan melahirkan anak yang cerdas," tutup mantan personel Trio Kwek-Kwek itu.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026