
Lebanon Berduka, 394 Warga Tewas Akibat Serangan Israel Selama Seminggu

Beirut (ANTARA) - Jumlah korban tewas akibat serangan Israel di Lebanon sejak 2 Maret telah bertambah menjadi 394 orang, sementara 1.130 lainnya mengalami luka-luka, kata otoritas kesehatan Lebanon pada Ahad (8/3).
Sebelumnya pada Sabtu, Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan 294 orang telah tewas dan 1.023 lainnya terluka.
Baca juga: Jejak Kehancuran di Ansar, Lebanon Setelah Serangan Udara Israel
Menurut data kementerian, 83 anak kehilangan nyawa dan 254 anak lainnya luka-luka akibat serangan Israel.
Sementara itu, Israel mengatakan enam roket telah diluncurkan oleh kelompok perlawanan Hizbullah pada Senin pagi sehingga memicu pasukan Israel untuk menyerang target-target di seluruh Lebanon, termasuk di ibu kota Beirut.
Pada 2 Maret, Hizbullah meluncurkan rudal dan drone ke Israel sebagai balasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan serangan Israel ke Lebanon.
Israel kemudian membalas dengan serangan udara besar-besaran dan mengirim pasukan darat ke Lebanon yang menimbulkan eskalasi dan menyebabkan ratusan ribu warga sipil mengungsi.
Baca juga: Macron Tekan Israel Agar Tak Perluas Serangan ke Lebanon
Menteri Sosial Lebanon Haneen Sayed pada Minggu mengatakan sekitar 517.000 pengungsi telah terdaftar di platform bantuan pemerintah.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti/Xinhua
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

