Logo Header Antaranews Riau

Harga Elpiji 3 Kg Rp33 Ribu

Senin, 15 Desember 2014 16:20 WIB
Image Print

Pasir Pengaraian, (Antarariau.com) - Harga elpiji tabung 3 kilogram (kg) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, mencapai Rp33 ribu.

"Kami minta pemerintah daerah segera memanggil pihak pangkalan yang menjual gas elpiji dengan seenaknya," kata salah seorang ibu rumah tangga Fitri, di Pasir Pengaraian, Senin.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga di Pasir Pengaraian, harga elpiji tabung 3 kg di eceran dijual dengan harga Rp27 ribu hingga Rp33 ribu per tabung. Menurut mereka, harga tersebut sudah sangat mahal mengingat kondisi perekomian saat ini sedang dalam masa sulit.

Meski Pemerintah Pusat belum resmi mengumumkan kenaikan harga elpiji tabung 3 kilogram (kg), namun sejumlah pengecer di Kabupaten Rohul berani menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan dari Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rohul Ismed Harahap mengatakan ia belum mendengar ada elpiji tabung 3 kg dijual hingga Rp33 ribu per tabung.

Namun demikian dia mengakui dalam waktu dekat ini, pihak Diskoperindag Rohul akan memanggil seluruh pemilik pangkalan di Kabupaten Rohul. Pemanggilan tersebut diakui dia karena adanya perintah dari PT Pertamina.

"Semua pangkalan elpiji di Rohul akan kita panggil, dan kita akan meminta buku penyaluran mereka. Jika tidak ada buku penyaluran pangkalan tersebut akan kena sanksi," jelasnya.

Sesuai catatan dari pihak Diskoperindag, di Kabupaten Rohul ada delapan agen elpiji. Sementara, jumlah pangkalan sekitar 109 unit, yaitu di Kecamatan Rambah 10 pangkalan, Rambah Samo 6 pangkalan, Rambah Hilir 9 pangkalan, Tambusai 10 pangkalan, Tambusai Utara 13 pangkalan, Kepenuhan 9 pangkalan, Kepenuhan Hulu 3 pangkalan.

Kemudian, di Kecamatan Bonai Darussalam 1 pangkalan, Kunto Darussalam 6 pangkalan, Tandun 13 pangkalan, Ujung Batu 19 pangkalan, Kabun 9 pangkalan, dan di Kecamatan Rokan IV Koto 1 pangkalan.

"Minimal satu hari lima pemilik pangkalan akan kita panggil. Kita memanggil mereka agar penyaluran elpiji bisa dikontrol," ujar dia. (KR-NTY)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026