Logo Header Antaranews Riau

Pengangguran di Riau per Februari 2026 mencapai 137,12 ribu orang, bertambah 4,15 ribu orang

Rabu, 6 Mei 2026 11:21 WIB
Image Print
Ilustrasi pencari kerja mencari pekerjaan saat Job Fair 2024 di Jakarta. ANTARA/Bayu Pratama S

Pekanbaru (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) daerah setempat pada Februari 2026 sebesar 4,09 persen atau sebanyak 137,12 ribu orang dari angkatan kerja 3,36 juta orang.

Kepala BPS Riau Asep Riyadi mengatakan secara persentase jumlah ini turun 0,03 persen poin dibanding Februari 2025 sebesar 4,12 persen, tetapi secara jumlah naik 4,15 ribu orang dari 132,97 ribu pada Februari 2025.

"Penduduk usia kerja di Riau berjumlah 5,07 juta orang, bertambah 130,61 ribu orang. Sedangkan angkatan kerja sebanyak 3,36 juta orang dan 3,22 juta di antaranya yang bekerja, naik 126,46 ribu orang," katanya di Pekanbaru, Rabu.

Dengan begitu, lanjutnya, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Provinsi Riau Februari 2026 terhitung sebesar 66,17 persen. Hal ini meningkat 1,49 persen poin dibandingkan dengan TPAK Februari 2025.

Jika ditinjau berdasarkan jenis kelamin, lanjutnya, TPAK laki-laki sebesar 84,48 persen sedangkan TPAK perempuan
sebesar 47,14 persen. Dibandingkan Februari 2025, TPAK laki-laki menurun sebesar 0,24 persen dan TPAK perempuan meningkat 3,36 persen.

Sementara itu lapangan pekerjaan yang mendominasi adalah kategori pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 33,83 persen.

Lalu perdagangan besar dan eceran, reparasi dan perawatan mobil dan sepeda motor sebesar 18,08 persen serta industri pengolahan sebesar 8,11 persen.

Kemudian pekerja pada kegiatan formal di Provinsi Riau sebesar 46,19 persen dan yang informal 53,81 persen. Pekerja informal mencapai 1,73 juta orang naik sebesar 1,02 persen poin dibanding Februari 2025.

Sebagian besar penduduk di Provinsi Riau tambahnya bekerja sebagai pekerja penuh dengan persentase sebesar 62,32 persen pada Februari 2026. Sementara itu, 37,68 persen sisanya merupakan pekerja tidak penuh yang dikelompokkan dalam dua kategori, yaitu setengah pengangguran dan pekerja paruh waktu.

"Pekerja setengah pengangguran di Provinsi Riau juga mengalami peningkatan sebesar 0,63 persen poin dan pekerja paruh waktu mengalami penurunan sebesar 0,46 persen poin dibandingkan Februari 2025," ungkapnya.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026