Logo Header Antaranews Riau

Pengangguran terbuka di Riau 4,06 persen dari angkatan kerja

Jumat, 6 Februari 2026 19:41 WIB
Image Print
Ilustrasi pencari kerja mencari pekerjaan saat Job Fair 2024 di Jakarta. ANTARA/Bayu Pratama S

Pekanbaru, (ANTARA) - Badan Pusat Statistik Provinsi Riau mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di daerah setempat pada November 2025 mengalami penurunan 0,10 persen poin dibanding Agustus 2025 menjadi 4,06 persen.

"TPT hasil Survei Angkatan Kerja Nasional November 2025 sebesar 4,06 persen. Hal ini berarti terdapat sekitar 4 orang pengangguran dari 100 orang angkatan kerja," kata Kepala BPS Riau, Asep Riyadi dalam rilis resminya di Pekanbaru, Jumat.

Lebih lanjut menurutnya TPT perempuan pada masa tersebut yakni sebesar 5,06 persen, lebih tinggi dibanding laki-laki yang sebesar 3,54 persen. Akan tetapi TPT perempuan mengalami peningkatan sebesar 0,26 persen poin dibandingkan Agustus 2025, sedangkan laki-laki mengalami penurunan sebesar 0,27 persen poin.

Selanjutnya apabila dilihat menurut daerah tempat tinggal, TPT perkotaan sebesar 5,28 persen, lebih tinggi dibandingkan daerah perdesaan 3,04 persen. Dibandingkan Agustus 2025, TPT perkotaan naik 0,08 persen poin sedangkan perdesaan turun 0,27 persen poin.

Kemudian apabila dilihat berdasarkan pendidikan tertinggi, TPT untuk tamatan Sekolah Menengah Kejuruan yang tertinggi sebesar 6,72 persen. Sementara itu, TPT paling rendah berada pada tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama yaitu sebesar 1,86 persen.

Asep mengatakan TPT tersebut dihitung berdasarkan penduduk usia kerja di Provinsi Riau yang berumur 15 tahun ke atas. Pada November 2025 ada sebanyak 5,05 juta orang, naik sebanyak 18,16 ribu orang dibandingkan Agustus 2025.

Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja, yaitu sebanyak 3,35 juta orang, sisanya termasuk bukan angkatan kerja sebanyak 1,70 juta orang. Komposisi angkatan kerja Provinsi Riau November 2025 terdiri dari 3,21 juta orang penduduk yang bekerja dan 0,14 juta orang pengangguran.

"Apabila dibandingkan Agustus 2025, jumlah angkatan kerja bertambah sebanyak 3,42 ribu orang. Dimana penduduk bekerja bertambah
sebanyak 6,63 ribu orang sedangkan pengangguran berkurang sebanyak 3,21 ribu orang," ungkapnya.



Pewarta :
Editor: Afut Syafril Nursyirwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026