Logo Header Antaranews Riau

Serangan Brutal di Iran: Lebih dari 1.000 Murid dan Guru Tewas

Sabtu, 28 Maret 2026 10:31 WIB
Image Print
Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi berbicara selama konferensi pers bersama setelah pertemuan mereka di Baghdad, Irak. (ANTARA/Murtadha Al-Sudani/Anadolu/pri.)

Moskow (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyampaikan bahwa 1.000 murid dan guru serta 600 gedung sekolah telah menjadi korban agresi Amerika Serikat dan Israel ke negaranya.

"Lebih dari 600 sekolah hancur atau rusak di seantero Iran dan lebih dari 1.000 murid dan guru menjadi syahid atau cedera," kata Menlu Araghchi dalam agenda sidang Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jumat.

Baca juga: Lebih dari 350 Kapal Terhenti, Iran Kendalikan Lintasan Strategis Selat Hormuz

Pada 28 Februari lalu, Amerika dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Iran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer milik Amerika yang berada di seantero Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan tersebut diperlukan untuk menangkal ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian jelas bahwa mereka sebenarnya menginginkan pergantian kekuasaan di Iran.

Baca juga: Houthi Yaman Siap Turun Tangan, Isyarat Intervensi di Konflik AS-Iran Menguat

Pada hari pertama serangan AS-Israel ke Iran, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei gugur sementara sebuah sekolah dasar putri di Iran selatan dibom hingga hancur.

Pemerintah Iran menyebut total korban tewas akibat serangan AS-Israel ke Iran hingga kini mencapai 1.300 orang.


Sumber: Sputnik



Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026