
Selat Hormuz Pulih Setelah Memanas akibat Baku Tembak AS-Iran

Moskow (ANTARA) - Situasi di Selat Hormuz dan kota-kota pesisir Iran telah kembali normal setelah terjadi baku tembak antara Iran dan Amerika Serikat, menurut laporan Press TV pada Jumat.
Sebelumnya pada Kamis malam, Ebrahim Zolfaghari, juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, mengatakan bahwa AS melanggar gencatan senjata dengan menyerang beberapa wilayah Iran, termasuk pantai pelabuhan Khamir, kota Sirik dan Pulau Qeshm, serta dua kapal Iran.
Baca juga: Rusia Peringatkan DK PBB: Resolusi Konfrontatif soal Iran Bisa Picu Eskalasi
Angkatan bersenjata Iran segera membalas, menyerang kapal perang Amerika di sebelah timur Selat Hormuz dan selatan pelabuhan Chabahar, menyebabkan kerusakan yang signifikan, tambahnya.
Sebagai tanggapan, Komando Pusat AS mengatakan bahwa militer AS "menghilangkan ancaman yang masuk dan menargetkan fasilitas militer Iran tempat serangan dilakukan terhadap pasukan AS."
Menurut komando tersebut, AS tidak menginginkan eskalasi, tetapi siap untuk membalas. Kemudian pada hari itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa gencatan senjata dengan Iran tetap berlaku.
Baca juga: Pakistan Berharap Jadi Arena Negosiasi Baru AS dan Iran
Baca juga: Iran Terapkan Sistem Baru untuk Kendalikan Pelayaran di Selat Hormuz
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Pewarta : Katriana
Editor:
Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

