Logo Header Antaranews Riau

Legislator Siak Adukan Kerusakan Jalan

Kamis, 2 Oktober 2014 20:52 WIB
Image Print

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Legislator DPRD Kabupaten Siak dalam kunjungannya ke DPRD Riau mengadukan kerusakan dua akses jalan dari kabupaten itu menuju Kota Pekanbaru yakni Minas-Perawang dan Meredan yang merupakan jalan provinsi.

"Selama ini yang dilakukan di Minas-Perawang hanya tambal-tambal saja, digali terus ditempel, itu saja terus dan ini tidak menyelesaikan masalah," kata Wakil Ketua DPRD Siak sementara, Sutarno di Pekanbaru, Kamis.

Diharapkan ruas jalan itu lebih bagus dari jalan yang biasa digunakan masyarakat umum karena dilewati angkutan industri yang muatannya berat.

Dia mengatakan harusnya ada spek khusus untuk menangani struktur jalan itu sehingga jika dibangun tidak sia-sia. Pemerintah Kabupaten Siak, kata dia, telah berulang kali mendudukkan solusi dengan Pemerintah Provinsi Riau dan perusahaan terkait sebagai pengguna jalan.

"Hasilnya sampai saat ini belum maksimal, bahkan telah selalu diusahakan melalui DPRD Riau dan Dinas Bina Marga Riau karena itu tanggung jawab provinsi," ucapnya.

Sementara itu, di Jalan Meredan kondisi jalannya belum tuntas proses pengerjaan keseluruhan sampai saat ini. pada waktu yang sama kendaraan dengan tonase tinggi mengangkut kayu terus lewat sepanjang lebih kurang 10 km.

"Itu bagus, tapi nanggung. Kita lewat di situ takut kena lubang dan batu. Lebih tidak tahannya dengan perawatan mobil sehingga saya sendiri jarang lewat situ. Tapi di jalan Minas Perawang juga rusak, jadinya kita segala susah ke Pekanbaru," ulasnya.

Ditanyakan tentang kontribusi perusahaan terhadap jalan itu, dia menyatakan pihak perusahaan hanya selalu menyampaikan mereka punya komitmen, tapi realisainya tidak ada. Perusahaan, kata dia, paling-paling hanya ikut menempel, sementara lubang semakin dalam.

Anggota DPRD Siak lainnya, Syamsurizal menyatakan dana "Coorporate Social Responsibility" perusahaan ada, tapi menurutnya itu tidak seutuhnya tangungjawab perusahaan.

"Sudah ada dana sharing berdasarkan kesepakatan Pemprov Riau, Pemkab Siak, dan perusahaan. Tapi saya lihat itikad baik dari Pemprov Riau yang tidak ada," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Bayu Agustari Adha
COPYRIGHT © ANTARA 2026