Logo Header Antaranews Riau

Polres Kampar Buru Perampok Bersenjata Api

Jumat, 13 Desember 2013 15:05 WIB
Image Print


Pekanbaru, (antarariau.com) - Anggota Kepolisian Kabupaten Kampar, Riau, masih memburu komplotan perampok menggunakan senjata api yang sempat menganiaya korban, Primadona (32), warga Kecamatan Tapung.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengatakan telah menerima laporan perampokan atau pencurian dengan kekerasan tersebut.

"Pelaku masih diburu," katanya.

Menurut laporan korban di kepolisian yang diterima wartawan di Pekanbaru, Jumat siang, korban bahkan mengaku sempat diculik oleh sekelompok pria tak dikenal.

Ia mengatakan, kejadiannya berawal ketika korban pada Kamis (12/12) tengah mengemudikan mobil Colt Diesel (truk) bernomor polisi BM 9205 FT bermuatan batu gunung melintas di sekitar jalur Simpang Pulau Gidang, Kecamatan Tapung, Kampar.

Namun tiba-tiba, kata dia, satu unit mobil merk Toyota Avanza warna hitan tanma nomor polisi datang menyalip dan menghadang kendaraannya.

Para pelaku kata dia, kemudian meminta korban untuk turun dari mobil sambil menembakkan diduga senjata api sebanyak satu kali.

"Waktu itu kemudian saya disuruh masuk ke dalam mobil mereka sampil diikat tangan saya dan mulut ditutup dengan kain. Termasuk mata saya juga ditutup sampai tidak bisa melihat," katanya.

Korban mengaku setelah itu kemudian dibawa oleh komplotan kelapo berkeliling dengan mobil pelaku.

Korban tidak menjelaskan apa saja yang telah dilakukan para pelaku ketika itu, namun sejumlah harta benda miliknya dibawa kabur.

Primadona mengatakan dirinya kemudian diturunkan di sebuah lokasi tengah jalan yang sepi penduduk sekitar perkebunan kelapa sawit.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026