Logo Header Antaranews Riau

Pemkab INHU Segera Memanggil PT RAU

Minggu, 24 November 2013 19:07 WIB
Image Print

Rengat, (antarariau.com) - Pemerintah Daerah kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau segera memanggil managemen PT Regunas Agri Utama yang bergerak dibidang perkebunan sawit di Indragiri Hulu untuk diminta keteangannya terkait tuntutan masyarakat setempat.

" Perusahaan perkebuanan sawit ini segera diminta keterangannya, pertanggung jawabannya terkait tuntutan masyarakat," kata Bupati Indragiri Hulu, Provinsi Riau H.Yopi Arianto melalui Kabag Administrasi Tata Pemerintahan Sekda Kab Inhu H.Hendry di Rengat, Minggu.

Ia mengatakan. Pemerintah Daerah tetap memperhatikan perkembangan konflik sejumlah masyarakat terhadap prusahaan sawit di daerah Indragiri Hulu, bila tidak terjadi kesepakatan maka segera kedua belah pihak dipanggil untuk didudukan secara baik.

Terkait kapan waktu pemenggilan itu, Hendri mengatakan tunggu waktu yang tepat, pemanggilan kepada PT.RAU itu pasti dilakukan apalagi persoalanan ini sudah cukup lama. Pihak PT.RAU itu sangat sering kurang merespon tuntutan warga setempat, masyarakat meminta direalisasikan kebun sawit tetapi tidak digubris.

" Tuntutan masyarakat asal lima desa itu jelas, namun realisasinya hingga saat ini belum ada dari pihak perusahaan," tegasnya.

Ketua Forum Lima Desa Terpadu Bunyamin mengatakan, ada seluas 1402 hektar lagi yang belum dilaksanakan pembangunan yang berbentuk lahan pola PIRTRANS untuk masyarakat kepada lima desa yakni, untuk desa Talang Tujuah Tangga seluas 318 hektar, Durian Cacar seluas 110 hektar, Kota Baru seluas 530 hektar, dan dalam tiga desa ini masuk wilayah kecamatan Rakit Kulim.

Sedangkan desa Kota Medan seluas 100 hektar belum dipenuhi PT.RAU janjinya, demikian untuk desa Sengkilo seluas 344 hektar, dimana dua desa ini masuk wilayah kecamatan Kelayang.

" Sesuai perjanjian yang disepakati bersama dengan pihak PT.RAU, belum diserahkan lahan kebun yang berbentuk pola PIRTRAN tersebut, hingga menimbulkan kekesalan bagi masyarakat," sebutnya dengan tegas.




Pewarta :
Editor: Asripilyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026