
Penderita ISPA Meningkat

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Riau menyatakan jumlah penderita infeksi saluran pernafasan akut di wilayah itu terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Data sebelumnya, ada sebanyak 6.321 orang terjangkit infeksi saluran pernafasan akut (ISPA). Namun sekarang meningkat menjadi 10.382 orang penderita," kata Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan pada Dinkes Riau, Dewani kepada Antara di Pekanbaru, Senin.
Ia menguraikan bahwa jumlah terbanyak penderita ISPA berada di Kabupaten Indragiri Hulu yakni mencapai 2.863 orang dan di Kota Dumai mencapai 1.554 penderita.
Kemudian, kata dia, di Kabupaten Bengkalis ada sebanyak 1.438 orang serta di Kabupaten Siak tercatat sebanyak 1.183 penderita ISPA.
Selanjutnya, di Kabupaten Meranti terdata sebanyak 1.115
orang dan di Kabupaten Pelalawan mencapai 1.017 penderita, katanya.
Sementara di Kota Pekanbaru, Dinkes mendata sebanyak 920 orang terkena ISPA dan di Kabupaten Rokan Hulu mencapai 292 orang, jelasnya.
Sementara itu, untuk daerah lainnya, demikian Dewani, yakni Kabupaten Indragiri Hilir dan Rokan Hilir, Kuantan Singingi serta Kampar sejauh ini belum menyampaikan jumlah penderita ISPA secara akurat.
"Kemungkinan, jumlah penderita penyakit saluran pernafasan tersebut akan bertambah," katanya.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mendistribusikan logistik untuk mengantisipasi penyakit yang diakibatkan kabut asap tersebut.
Khusus maker, pihak BNPB telah mendistribusikan sebanyak 25.500 lembar dan untuk paket kesehatan keluarga, telah didistribusikan sebanyak 100 paket. ***4***
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

