
Entah Kapan RAL Kembali Mengudara

Pekanbaru, (Antarariau.com) - Maskapai kebanggaan warga masyarakat Riau itu kini sudah mati suri. Pemprov telah menunjuk PT Pengembangan Investasi Riau atau Riau Investment Corp (RIC) untuk menjadikan Riau Airline bisa kembali mengundara.
Wakil Gubernur Riau HR Mambang Mit mengatakan, kerjasama dengan RIC baru dikatakan sukses bila pesawat Riau Airline mendapatkan kembali lisensi dan sekaligus terbang pada rute-rute yang dimiliki.
"Masuknya RIC untuk menolong Riau Airlines, merupakan sesuatu yang wajar, namun keterlibatan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Riau dapat dibilang berjalan jika pesawat Riau Airlines sudah bisa terbang," ujarnya di Pekanbaru.
Mambang yang pernah jadi Komisaris Utama Riau Airlines, lebih lanjut mengatakan, hadirnya RIC memang suatu keharusan bagi sesama BUMD di Riau untuk menolong BUMD lain yang sedang "sekarat", apalagi dilanda kesulitan financial.
RIC bisa melakukan yang terbaik, karena sebagai perusahaan tergolong sehat. Namun belum bisa dilakukan penilaian terhadap hasil kinerja manajemen yang baru karena baru masuk sekitar tiga bulan.
Hingga kini belum ada satu pesawat yang bisa dioperasionalkan dan sedang dalam proses untuk pelaksanaan. Ketika sudah terbang pesawat tersebut, baru bisa dibilang kerjasama antara RIC dan Riau Airlines berjalan.
"Sekarang kan belum lagi ya, pesawatnya pun belum ada. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kerjasama dua BUMD ini bisa terlaksana dengan baik dan menuai hasil," jelasnya.
Beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Riau bersama RIC menggelar rapat internal untuk menguji pemantapan operasional maskapai penerbangan Riau Airlines.
"Kami igin mengetahui kekuatan RIC dalam upaya mendongkrak operasional Riau Airlines. Apabila nanti RIC bisa ditempatkan sebagai penguatan, maka jika ingin kerjasama dengan pihak lain silakan saja," ujar Asisten II Setdaprov Riau, Emrizal Pakis.
Pewarta : Muhammad Said
Editor:
Muhammad Said
COPYRIGHT © ANTARA 2026

