Logo Header Antaranews Riau

Sampah Di Kuansing Kian Menumpuk

Rabu, 13 Maret 2013 14:17 WIB
Image Print

Kuantan Singingi, (antarariau.com) - Tumpukan sampah di sejumlah titik seperti pasar dan perumahan penduduk di Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, kian meningkat, sedangkan ketersediaan mobil pengangkut sampah minim.

"Kita akan bangun bangun sejumlah tempat pembuangan sampah (TPS) serta meminta masyarakat untuk mengolah sebagian sampah dengan cara membakar agar volume sampah semuanya bisa teratasi," kata Kepala Dinas Pasar, Kebersihan dan Pertamanan, Jeprinaldi di Kuansing, Rabu.

Setiap hari diperkirakan belasan ton sampah rumah tangga berasal dari masyarakat dan pasar tradisional harus diangkut petugas ke tempat pembuangan. Sampah yang menumpuk itu ada yang terlambat diangkut dan menyebarkan bau tidak sedap bagi warga sekitarnya.

Dikatakan, sampah merupakan masalah bersama dan warga harus dengan kesadaran mau memisahkan antara sampah organik dan non organik dalam memudahkan petugas untuk memproses dan membawa sampah ke tempat pembuangan.

"Kita akan olah sebagian sampah untuk pembuatan kompos yang bermanfaat bagi tanaman, namun sebagian lainnya dibuang ketempat yang jauh dari pemukiman penduduk sehingga mengurangi kerusakan lingkungan," ujarnya.

Menurut Jeprinaldi, dibangunnya TPS di sejumlah tempat karena volume sampah kian bertambah dan menjadi persoalan tersendiri di tengah masyarakat. Sampah itu bukan saja dapat membahayakan kesehatan masyarakat dari bau tak sedap, tetapi juga meracuni lingkungan.

Karena itu pemerintah segera membangun sejumlah TPS baru sebagai solusi yang tepat mengatasi persoalan sampah yang sempat meresahkan masyarakat di sejumlah kecamatan tersebut. sehingga persoalan sampah dapat teratasi dengan baik.

"Pihak DPKP akan memulai pembangunan TPS di daerah Baserah sekaligus tempat pengolahannya," ujarnya.

Namun untuk daerah yang volume sampahnya tidak terlalu tinggi maka TPS-nya akan digabung seperti di daerah Logas Tanah Darat digabung dengan daerah Pangean dan Kecamatan Benai digabung dengan Kecamatan Kuantan Tengah.

Kecamatan Cerenti serta Singingi digabung dengan Kecamatan Singingi Hilir. Begitu pula untuk tiga kecamatan yaitu Kecamatan Kuantan Mudik, Gunung Toar dan Hulu Kuantan menjadi satu TPS.

Untuk kebutuhan armada sampah juga perlu ditambah agar volume yang dari hari kehari kian bertambah bisa terangkut semua.






Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026