Logo Header Antaranews Riau

Kampar Buka Lahan Penangkaran Benih

Senin, 4 Februari 2013 09:19 WIB
Image Print

Bangkinang, (antarariau.com) - Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, akan membuka penangkaran benih padi di Desa Geringging, Kecamatan Kampar Kiri, diatas lahan 10 hektare untuk tahap pertama dalam memenuhi kebutuhan benih petani setempat.
"Kegiatan penangkaran itu akan dibuka pada akhir Februari 2013 dan diharapkan mampu memenuhi sebagian dari 275 ton kebutuhan benih padi didaerah itu pertahunnya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kampar Ir Cokro Aminoto MM pada pertemuan dengan 30 orang anggota Kelompok Tani Umban Sari di Bangkinang, Senin.
Ia menegaskan, pemanfaatan lahan untuk penangkaran benih itu tujuannya tidak lain meningkatkan pendapatan para petani, bukan untuk mengambilalih lahan garapan masyarakat tanpa ada solusi yag baik untuk masyarakat.
"Pengolahan lahan ini hanya untuk pembenihan, dimana tenaga kerjanya juga memanfaatkan tenaga petani yang telah ada dengan system upah," ujarnya.
Dijelaskannya, bahwa kebutuhan akan benih di Kampar cukup banyak dan benih ini merupakan kebutuhan yang sangat krusial bagi petani, sehingga adanya penangkaran itu bisa membantu mereka terlepas dari kesulitan atau tingginya harga benih.
“Banyak keuntungan yang diperoleh dari usaha penangkaran benih padi ini, selain kualitas terjamin, juga untuk mengajak masyarakat bagaimana dapat mengolah lahan pertanian, dengan mengoptimalkan dan memaksimalkan lahan yang ada tanpa harus menunggu musim, tanam olah panen dilakukan secara terus menerus, dengan intensitas penanaman 2500 berarti masa tanam selama dua tahun lima kali panen,“ terangnya.
Pengolahan pertanian itu tentunya dibarengi dengan penerapan ilmu dan teknologi yang terpadu dan efektif, sejalan dengan program pemerintah daerah dengan lima pilar pembangunan, agar pada 2014 mendatang Kampar menjadi daerah termaju di Provinsi Riau.
Atas dasar itu Distannak membuat motto “Bercocok tanam dan Beternak, meningkatkan ekonomi rakyat, menzerokan kemiskinan, pengangguran dan rumah kumuh dapat terwujud”, terang Cokro.
Kebutuhan akan benih di Kabupaten Kampar sepajang tahun 2013 diperkirakan sebanyak 275 ton, maka akan dibuka lahan 35 ha yang akan ditanam dua kali, yang berarti 35 ha dikali dua ton per ha maka benih
yang dihasilkan mencapai 140 ton, yang berarti masih banyak kebutuhan akan benih untuk dipenuhi.
Dalam hal ini Pemkab Kampar telah melaksanaka MoU atau kerja sama dengan PT SHS (Shang Hiyang Sri) dalam menampung hasil produksi pertanian ini, dengan harapan ke depan dapat meningkatkan luas lahan untuk pembenihan.



Pewarta :
Editor: Netty Mindrayani
COPYRIGHT © ANTARA 2026