
Polisi Amankan Remaja Siap Perang

Pekanbaru, (antarariau.com) - Aparat kepolisian Pekanbaru, Riau, berhasil mengamankan lima orang remaja berumur belasan tahun, beberapa di antaranya diindikasi siap perang atau berbuat brutal dengan membawa samurai dan kayu batangan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Pekanbaru, AKP Arief Fajar Satria, di Pekanbaru, Senin, mengatakan, ke lima remaja dari dua kelompok geng motor itu masing-masing Franto (18), Agus (17), Ewardi (18), Alberto (17) dan Riko(16).
Kelimanya diamankan pada Minggu (9/12) sekitar pukul 03.20 WIB saat dilakukannya razia rutin. Mereka terbagi atas dua kelompok geng motor yang berbeda.
Untuk Franto, Agus dan Ewardi dari anggota geng motor Ghost Night, sementara Alberto dan Riko yang membawa samurai dan kayu batangan dari anggota L2N (lajang-lajang nekat), katanya.
Razia malam hingga dini hari itu, dipimpin Wakil Kasat Reskrim AKP Melki, digelar Markas Polresta Pekanbaru, kemudian terpencar mengarah ke berbagai titik yang menjadi lokasi tongkrongan para remaja nakal.
Keberadaan para geng motor ini pertama kali diketahui berada di Jalan Diponegoro, tepatnya pada bundaran tugu keris. Anggota langsung bergerak, namun belum menemukan hasil karena seorang anggota geng motor mengetahui rencana aparat itu.
"Ketika itu, kawanan anggota geng motor ini berhasil kabur," kata Arief.
Tidak mendapatkan hasil dalam pengejaranya di lokasi pertama, demikaian Arief, anggota diinstruksikan bergerak menuju ke Jalan Harapan Raya karena didapati keramaian di depan SPBU pada pukul 04.00 WIB.
Dalam pengejara kedua ini, kata dia, puluhan anggota geng motor terlihat kalang kabut melihat kedatangan aparat, meski berhasil kabur dalam pengejaranya anggota berhasil mengamankan tiga orang anggota geng motor dari kelompok Ghost Night dan satu unit sepeda motor Beat warna biru.
"Dini hari itu, ketiga remaja tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk dilakukan pengembangan," katanya.
Dalam pengembangan dari ketiga pemuda yang diamankan ini, lanjut dia, tersebutlah nama ketua gengnya bernama RD dan anggota mencoba mancari keberadaanya.
Tidak ada hasil atas pengembangan ini, namun sembari mencari ketua geng motor tersebut, dalam perjalananya aparat mendapat puluhan anggota geng motor bersenjata samurai dan kayu melintas di jalanan.
"Ketika itu, anggota langsung melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan dua orang anggota geng motor dari L2N. Keduanya dibawa ke Mapolresta Pekanbaru," katanya.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

