Logo Header Antaranews Riau

Peparnas: Sandy Pecahkan Rekor Renang Asia Tenggara

Jumat, 12 Oktober 2012 19:00 WIB
Image Print

Pekanbaru, (antarariau) - Perenang Sandy asal Kalimantan Selatan, memecahkan rekor Asia Tenggara untuk nomor 50 meter gaya punggung putra kelas S-14 dengan waktu 37,14 detik pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV/2012 di Pekanbaru, Riau.

Sedangkan rekor Asia Tenggara oleh Maizan M dari Malaysia pada 24 Januari 2008 dengan waktu 37,86 detik.

Namun untuk rekor nasional oleh Zulkifli (Kalimantan Timur) pada 6 Agustus 2008 Peparnas XIII dengan waktu 41,60 detik.

Walau begitu, Zulkifli harus puas menerima medali perak dan tidak mampu mempertahankan rekor nasional yang diraih sebelumnya.

Untuk nomor 50 meter gaya punggung tersebut medali perunggu diraih perenang M. Yusuf dari Sumatera Selatan.

Perenang lain yang mengikuti nomor tersebut yakni Irfan Septina (Jawa Barat), Arman Septiawan (Jawa Tengah), Moris Yulianto dari Sumatera Barat dan Billy Suherman (Kalimantan Timur).

Perenang tuan rumah Riau yaitu, Robi Andika dan Habibi Septian harus puas menduduki posisi kelima dan keenam.

Sementara itu, perenang DKI Jakarta, Roland Riady Susanto gagal memecahkan rekor nasional nomor 50 meter gaya punggung kelas S-15 dengan waktu31,431 detik.

Padahal rekor nasional diciptakan Jumeri Assura asal Kalimantan Timur pada 5 Agustus 2008 dengan waktu 40,40 detik.

Jumari hanya tidak mampu mempertahankan gelar tersebut berada pada posisi ke-9 dari 13 atlet paralimpian yang bertanding di arena Aquatik Rumbai, Pekanbaru.

Meski begitu, medali perak diraih M. Dandi Sukmana (Jawa Timur) dan perunggu oleh perenang Gerald Loho (Sulawesi Utara).

Peparnas XIV memperebutkan sebanyak 1.334 medali terdiri atas 424 emas, 424 perak, dan 486 medali perunggu, dimulai 7-13 Oktober 2012.

Bahkan Peparnas Riau mempertandingkan sebanyak 11 cabang olahraga yakni angkat berat, boling, panahan, atletik, bulutangkis, catur, futsal, tenis lapangan kursi roda, renang, tenis meja, dan bola voli duduk.

Namun, dua daerah yakni Lampung dan Papua Barat tidak mengikuti pertandingan pada Papernas 2012.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026