
Walikota Berharap Pekanbaru Banjir Investasi Pasca PON

Pekanbaru, (antarariau) - Walikota Pekanbaru Firdaus berharap agar kota yang dipimpinnya akan kedatangan banyak investasi usai Riau menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON XVIII 2012.
"Harapan saya bukan hanya agar kami mampu berprestasi di bidang olahraga, tapi saya juga berharap akan banyak para pebisnis untuk yang akan mengembangkan usaha-usaha mereka di Pekanbaru," ungkap Firdaus, usai acara dialog di Riau Expo 2012, Kamis siang.
Firdaus menjelaskan sebelum Riau menyelenggarakan PON XVIII pun, Pekanbaru telah menjadi incaran investor baik lokal maupun luar negeri. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Pekanbaru yang pada 2011 mencapai 8,93 persen.
"Ini melebihi standar pertumbuhan ekonomi nasional," tambahnya.
Dengan penduduk berjumlah kurang lebih satu juta jiwa dan pertumbuhan penduduk yang tinggi yakni sebesar 4,47 persen, Firdaus juga mengharapkan kedatangan lebih banyak investor pasca PON XVIII.
Namun, menurut Firdaus, saat ini dirinya belum bisa memastikan apakah pertumbuhan ekonomi Pekanbaru meningkat selama berlangsungnya perhelatan olahraga terbesar nasional ini.
Selain memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Pekanbaru, Firdaus juga mengakui, penyelenggaraan PON XVIII yang hampir 70 persen diadakan di Pekanbaru juga berdampak signifikan terhadap pembangunan infrastruktur kota ini.
"Hampir 70 persen cabang olahraga diadakan di Pekanbaru. Ini tentunya, berdampak terhadap penyediaan sarana dan prasarana infrastruktur terutama untuk transportasi dan jalan yang nantinya juga dapat membantu pengembangan wirausaha, karena dengan adanya infrastruktur yang baik, maka akan ada investasi," kata Firdaus.
Salah satu cara untuk meningkatkan kemungkinan masuknya banyak investor ke Riau khususnya Pekanbaru adalah melalui penyelenggaraan Riau Expo 2012.
Riau Expo 2012 memang sengaja diselenggarakan bersamaan dengan PON XVIII dan HUT ke-55 Provinsi Riau. Selain untuk membangun citra Riau sebagai daerah yang prospektif bagi bisnis dan investasi, pameran yang diikuti berbagai produk andalan kabupaten dan kota di seluruh Riau ini juga bertujuan untuk menjadikan Riau sebagai salah satu pusat ekonomi dan budaya di Asia Tenggara.
Tak ketinggalan, menurut Firdaus, keberadaan Riau Expo 2012 juga mampu mempermudah bagi para pendatang dan wisatawan untuk memperoleh buah tangan khas negeri Melayu ini.
"Ini juga salah satu upaya pelayanan kepada rekan-rekan, sehingga mereka bisa melihat di sela-sela waktu mereka, mencari buah tangan khas Riau. Dan tentunya industri rumah tangga dan industri kecil juga mendapatkan kesempatan di sini," kata Firdaus.
Pewarta : ANTARA News
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026

