Logo Header Antaranews Riau

PON: Sepakbola Riau Hadapi Jateng

Sabtu, 8 September 2012 10:00 WIB
Image Print

Bangkinang, (antarariau) - Tim sepak bola Riau menghadapi Jawa Tengah dan Sumatera Barat serta bertemu Kalimantan Timur pada babak penyisihan grup C PON XVIII/2012 di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang, Kabupaten Kampar, Sabtu.

"Dari jadwal pertandingan yang kami terima bahwa Sumbar ketemu Kaltim dan Riau berhadapan dengan Jateng," kata Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan Sepak Bola Sub PB PON XVIII Kampar, Hizbun Nazar di Bangkinang, Sabtu.

Dia mengatakan bahwa pertandingan sepak bola babak penyisihan itu dimulai pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan pukul 19.00 WIB.

Namun pertandingan sore hari dilakukan tepat waktu dan dilanjutkan malam hari mengunakan lampu penerangan di stadion yang memadai dan memenuhi standar yang ditetapkan KONI Pusat.

Pihak panitia pelaksana Sub PON, katanya, sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan peralatan pendukung bila aliran listrik dari PT PLN padam.

Hal itu karena pada pertandingan perdana Kamis (6/9) lampu di Stadion Tuanku Tambusai, Bangkinang sempat padam beberapa saat sehingga penonton kecewa.

Menurut dia, pihak panitia pertandingan menjual tiket sebagai tanda masuk untuk pertandingan tersebut setelah mendapatkan koordinasi dengan petinggi PB PON di Pekanbaru.

Sedangkan tiket yang dijual senilai Rp5.000 untuk tribun terbuka (timur) dan Rp10.000 di tribun tertutup (barat) serta Rp15.000 untuk VIP.

Penjualan tiket tersebut sebagai antisipasi membanjirnya jumlah penonton sehingga petugas pengamanan kewalahan menghadapi bila terjadi suatu tindakan anarkis.

Sementara itu, diperoleh informasi jadwal penyisihan grup A di Stadion Narasinga, Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu bahwa pada Sabtu digelar pertandingan tim Jambi menghadapi Papua serta Nusa Tengara Barat bertemu Sulawesi Tenggara.

Selain itu, pertandingan penyisihan grup B di Stadion Taluk Kuantan, Kabupaten Indragiri Hilir bahwa tim Gorontalo bertemu Jawa Timur dan Jawa Barat berhadapan dengan Sumatera Utara.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026