Bertambah empat lagi WNA India positif COVID-19 di Dumai

id kapten india, india, covid dumai,dumai, covid baru

Bertambah empat lagi WNA India positif COVID-19 di Dumai

Juru bicara COVID-19 Provinsi Riau dr. Indra Yovi. (ANTARA/HO-Pemprov Riau))

Pekanbaru (ANTARA) - Empat Anak Buah Kapal (ABK)berkebangsaan India yang bersandar di Pelabuhan Dumai dinyatakan positif COVID-19, setelah sebelumnya kaptennya terkonfirmasi dengan status yang sama.

Empat ABK tersebut dinyatakan positif terpapar COVID-19, setelah tes usap oleh tenaga medis yang diberi kewenangan mengawasi awak kapal tersebut."Ada tambahan lagi, empat ABK-nya positif, setelah dites PCR," kata juru bicara COVID-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi, Selasa.

Kondisi keempat ABK kapal India tersebut, lanjutnya, masih tergolong ringan. Berbeda dengan kapten kapal India yang kini sudah mendapatkan perawatan khusus di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru dan digolongkan dalam kondisi sedang menuju berat.

Oleh karena masih berstatus ringan belum ada kemungkinan menuju berat, maka empat ABKtersebut hanya disarankan melakukan isolasi mandiri di dalam kapal. Untuk memantau kondisi kesehatan, tim medis telah diturunkan memantau langsung para ABK.

"Tahu sendiri bagaimana perjuangan tim medis, pakai hazmat naik tangga kapal. Tapi bagaimana pun ini tugas, siapa pun dari mana pun sudah kewajiban kita memberikan pertolongan," papar dr Yovi.

Sementara sang kaptenhasil uji usapnya dikirim ke Jakarta, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus COVID-19 varian baru. Pasalnya penyakit dari kapten kapal berkebangsaan India itu, tergolong berat dan harus dirawat di ruang ICU.

"Sekarang lagi dirawat, pasien ini tergolong berat, sudah dirawat di ruang ICU. Karena labor kita belum bisa mendeteksi virus varian baru. Makanya dikirim ke Jakarta," papar Gubernur Riau Syamsuar sebelumnya.

Baca juga: Kapten Kapal asal India berlabuh di Dumai positif COVID-19, varian baru?

Baca juga: Inggris akan kirim lagi sebanyak 1.000 ventilator ke India


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar