Hindari COVID-19, BRI Pekanbaru buka belanja daring

id Padar.id,Bri, bri pekanbaru

Hindari COVID-19, BRI Pekanbaru buka belanja daring

Petugas BRI sedang memberikan msker kepada pedagang di pasar tradisional. (ANTARA/HO-BRI)

Pekanbaru (ANTARA) - Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) di masa pandemi COVID-19, Kantor Wilayah BRI Pekanbaru menawarkan cara belanja mudah, murah dan cepat lewat daring atau disebut pasar.id.

"Pasar.id yang dibuka Kanwil BRI Pekanbaru terhubung kepada 173 pasar tradisional di dua wilayah kerja yakni Riau dan Kepulauan Riau," kata Kepala Bagian Bisnis Mikro Kantor Wilayah BRI Pekanbaru, Arif Rahman Hakim di Pekanbaru, Kamis.

Dikatakan Arif, BRI sengaja membuat web khusus yang diberi nama pasar.id, ini merupakan cara baru belanja di pasar lewat suatu aplikasi. Tujuannya membantu mempertemukan antara pedagang dengan pembeli tanpa harus datang ke pasar untuk membantu mengurangi penyebaran COVID-19 tanpa mengurangi pendapatan dari pedagang pasar.

Sejak diperkenalkan kepada publik pada Juni 2020 lalu, telah terdapat 173 pasar tradisional yang difasilitasi BRI di wilayah supervisi Kantor Wilayah BRI Pekanbaru.

"Meliputi 142 pasar di wilayah kerja propinsi Riau dan 31 pasar di wilayah Provinsi Kepulauan Riau," katanya.

Selanjutnya dengan adanya pasar.id dari Bank BRI diyakini akan menjadi alternatif pola bertransaksi yang solutif bagi kepentingan interaksi pembeli dengan pedagang pasar.

Baca juga: Pencairan BPUM di BRI hingga Januari 2021, tetap gunakan protokol kesehatan

Menurutnya, pembeli tidak perlu datang ke pasar dan bertatap muka langsung dengan penjual. Belanja mereka diantar ke rumah oleh kurir. Dalam proses pembayaran pembeli dapat menggunakan sistem transfer ke rekening pedagang ataupun ke admin pengelola pasar.id.

Cara belanja di pasar.id ini pembeli cukup mengakses google dan mengetik alamat www.pasar.id dan selanjutnya memasukkan nama pasar yang diinginkan. Alur pemesanan dan transaksi telah diciptakan dengan mudah dan jelas seperti seperti pilihan barang dan pilihan pedagang sehingga dapat digunakan oleh siapa saja.

"Saat ini terdapat 7.780 pedagang yang telah tergabung pada aplikasi pasar.id," katanya.

Dengan adanya pengembangan cara baru belanja di pasar.id ini diharapkan dapat membantu masyarakat, pedagang dan pembeli untuk mengubah pola belanja dan dapat membantu Pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Baca juga: Program BRI melihat dunia bagi-bagi kacamata gratis untuk pelajar Pekanbaru

Baca juga: Salurkan program CSR, Bank BRI bakal konservasi sungai di Dumai


Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar