
Pekanbaru rawan miras oplosan

Pekanbaru, (ANTARARIAU News) - Aparat Polres Kota Pekanbaru, menyatakan, daerah itu masih terbilang rawan peredaran minuman keras oplosan yang dapat membahayakan jiwa dan kesehatan penggunanya.
"Sebab itu, kami terus gencar untuk melakukan razia atau operasi secara rutin di sejumlah tempat yang diindikasikan rawan peredarannya," kata Kasat unit Reserse Narkoba Polres Kota Pekanbaru, AKP Dermawan Marpaung SIK di Pekanbaru, Rabu.
Dermawan mewakili Kepala Kepolisian Resort (Polres) Pekanbaru, Kombes (Pol) Adang Ginanjar juga mengungkapkan, masih maraknya peredaran minuman keras (miras) oplosan di wilayahnya dibuktikan dengan bayaknya hasil tangkapan atas razia yang digelar dalam triwulan terakhir.
Bahkan, demikian AKP Dermawan, akhir pekan lalu, tepatnya pada Sabtu (29/10), pihaknya berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras oplosan yang terbungkus secara terpisah dalam 68 karton.
"Miras oplosan berbahaya ini kami amankan beserta dua orang tersangka, masing-masing MK (29) dan AP (30), warga Pekanbaru yang diduga pemilik sekaligus peraciknya," ujar dia.
Pengungkapan kasus tersebut menurut Dermawan, sekaligus menambah daftar jumlah kasus miras oplosan yang masuk sepanjang tahun 2011.
"Jumlah kasus per periodenya saya tidak tahu persis, namun yang jelas sudah sangat banyak. Tahun ini bahkan diperkirakan ada sekitar seribuan kemasan. Sebagian sudah dimusnahkan," urainya.
Perwira yang baru menjabat sebagai Kasat Narkoba Polres Pekanbaru selama tiga bulan itu juga mengatakan, pihaknya akan terus berupaya melakukan razia miras oplosan dengan waktu yang tak tentu, khususnya pada malam hari.
"Masyarakat juga diimbau untuk berhati-hati dan jangan sembarangan mengkonsumsi minuman khususnya yang mengandung zat berbahaya atau alkohol. Selain tidak baik buat kesehatan, miras oplosan juga dapat berdampak pada kematian," ujarnya.
Pewarta : Fazar Muhardi
Editor:
Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026

