Gandeng penjahit, Dekranasda Siak produksi 10.000 masker

id dekranasda siak,donas masker,corona di siak,penanganan corona di riau,berita riau antara,berita riau terbaru

Gandeng penjahit, Dekranasda Siak produksi 10.000 masker

Para penjahit di Siak memproduksi masker kain BC19.(ANTARA/HO-Pemkab Siak)

SIAK, (ANTARA) - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak, Provinsi Riau, akan menggandeng sejumlah penjahit memproduksimasker yang berbahan dasar kainbernama BC19 hingga10.000 helai seiring semakin sulitnya pelindung itu di pasar saat pandemi COVID-19.

"Luar biasa para penjahit tersebut dengan sukarela membuat masker untuk didonasikan kepada masyarakat, mereka bekerja keras menjahit bahan-bahan kain yang disediakan Dekranasda," kata Ketua Dekranasda Siak, Rasidah Alfedri, Senin.

Masker kain tersebut diproduksi sesuai standar dan tutorial yang dianjurkan oleh Dokter DR. dr. Budi Laksono, MHSc. Ia merupakan seorang dokter relawan kemanusiaan yang juga berprofesi sebagai dosen dan peneliti di Universitas Diponegoro Semarang.

Masker ini diproduksi oleh para penjahit dan pelaku usaha kecil yang tergerak hatinya untuk membantu kesulitan masyarakat. "Kepada para penjahit, dan dokter penemu masker BC19 ini, saya mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih dan doa yang tulus," ungkap Rasidah.

Sebagai bukti, Dekranasda Kabupaten menggelar aksi berbagi 500 masker kain itu kepada masyarakat yang melintas. Rasidah langsung ikut membagikan masker itu di depan Gerai Dekranasda Siak, Jalan Raja Kecik.

"Bapak ibu, maskernya dipakai saat keluar rumah ya. Kalau kotor, bisa dicuci, jangan lupa disisipkan tisu di dalamnya. Sehat selalu ya Pak, Buk," sapa Rasidah Alfedri kepada warga pengguna jalan.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyerahkan paket sembako kepada sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di depan Istana Siak. Sebanyak 18 paket sembako tersebut secara simbolis diserahkan oleh Rasidah kepada tiga perwakilan pedagang.

Nasib para pedagang tersebut tak luput dari perhatian Rasidahakibat lesunya sektor pariwisata Kabupaten Siak selama Pandemi Virus Corona. Diharapkannyabantuan tersebut dapat meringankan beban hidup akibat minimnya pendapatan dari aktivitas jual beli dari pengunjung Istana Siak.

Baca juga: Bantu Penanganan COVID-19, PT SDS salurkan masker, sepatu dan susu ke RSUD Dumai

Baca juga: Pasutri di Pekanbaru ini buat masker untuk dibagikan gratis cegah COVID-19

Baca juga: ACT Riau distribusi masker di sejumlah RS di Pekanbaru