Logo Header Antaranews Riau

Dumai Siaga Asap Dan Ispa

Kamis, 12 Mei 2011 15:30 WIB
Image Print

Dumai, 12/5 (ANTARA) - Pemerintah Kota Dumai, Riau, melalui Dinas Kehutanan saat ini siaga kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan, sementara Dinas Kesehatan setempat menyatakan siaga infeksi saluran pernafasan akut atau ISPA.

Kepala Bidang Kehutanan di Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Kehutanan (Distanbunhut) Kota Dumai, Hadiono, kepada ANTARA di Dumai, Kamis mengatakan, saat ini di wilayahnya terdapat sembilan titik api yang diprediksi masih menyala dan menghembuskan asap.

Sembilan titik api yang dilaporkan tersebut, kata dia, empat di perbatasan Dumai-Rokan Hilir, tiga titik api terdapat di Kecamatan Sungai Sembilan, dan satu titik di Kecamatan Medang Kampai.

"Untuk meminimalisir luasan api, kita berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait termasuk kepolisian setempat dan Manggala Agni untuk siaga asap yang saat ini juga telah menutupi sebagian besar wilayah perkotaan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai H Marjoko Santoso juga mengakui pihaknya saat ini tengah mewaspadai berbagai penyakit yang menyerang saluran pernafasan, terutama ISPA.

"Kewaspadaan ini mengingat kualitas udara di Dumai terus di bawah normal akibat kabut asap tebal yang masih menyelimuti," katanya.

Salah satu bentuk kewaspadaan Dinkes, kata Marjoko, pihaknya telah menyiapkan sedikitkan 15 ribu masker yang nantinya akan dibagikan secara gratis kesejumlah kalangan masyarakat khususnya pengendara sepeda motor dan para pejalan kaki.

"Kemarin dan tadi, kita baru membagikan sekitar lima ribu masker ke siswa-siswa sekolah dasar (SD) yang tengah mengikuti ujian nasional. Sisanya, kita lihat kondisi dalam sehari besok, apabila kualitas udara terus menurun, maka kita akan membagikannya ke pengendara sepeda motor dan pejalan kaki," katanya.

Analis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofosika (BMKG) Riau di Pekanbaru, Hardi menjelaskan, saat ini di Riau terdapat 46 titik api.

Titik api terbanyak terdapat di Kabupaten Bengkalis yakni sembilan titik, disusul Kampar delapan titik api, kemudian Rokan Hilir dan Indragiri Hulu masing-masing enam titik dan pelalawan sebanyak lima titik api.

Kemudian Kabupaten Kuantan Singingi sebanyak empat titik api dan Kabupaten Rokan Hulu satu. Sementara untuk Kota Dumai terdeteksi tinggal tiga titik api dari sembilan titik di hari sebelumnya.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026