Lelaki Pacitan ini ditemukan tewas mengenaskan di Pekanbaru

id Mayat, polisi, Pekanbaru

Ilustrasi mayat. (Antara Sumut / Istimewa)

Pekanbaru (ANTARA) - Kepolisian Sektor Tenayan Raya menyatakan bahwa sesosok mayat laki-laki paruh baya yang ditemukan persis di belakang komplek perkantoran pemerintah kota Pekanbaru merupakan korban pembunuhan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tenayan Raya, Iptu Efrin J Manullang di Pekanbaru, Rabu, mengatakan mayat yang diidentifikasi bernama Bejan (49), wargaPacitan, Jawa Timur, itu diduga dianiaya hingga tewas.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan jenazah, di bagian dada ada memar dan resapan darah, tulang lidahnya patah. Itu terjadi saat korban masih hidup," katanya.

Jenazah Bejan ditemukan pada Selasa sore (20/8) oleh warga. Polisi yang memperoleh informasi itu kemudian melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara.

Dari olah TKP polisi menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya adalah parang, pacul, jam tangan, tas pinggang, dan dua potongan kayu panjang.

Korban merupakan warga Jalan Dusun Nglodo, RT 10 RW 06, Kelurahan Ngreco, Kecamatan Tegalombo, Pacitan, Jawa Timur.

Sebelum ditemukan tewas, sekitar satu minggu sebelumnya pihak keluarga pernah mendatangi Polsek Tenayan Raya untuk membuat laporan kehilangan Bejan.

"Korban kerja di kebun sawit, kerja memanen, menjaga, atau membersihkan kebun," ujarnya.

Dia diketahui baru sekitar setahun lebih bekerja di kebun sawit di Pekanbaru. Dia tinggal di bedeng di dalam kawasan kebun.

"Sekitar seminggu lalu, keluarga korban, anaknya datang ke kantor melaporkan korban tidak pulang-pulang. Bapaknya katanya pergi mencari kayu, pergi sendiri," sebutnya.

Ia memastikan saat ini pihaknya terus menyelidiki perkara tersebut. Sementara jenazah korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Riau untuk proses autopsi.

Baca juga: Penambang sampan temukan mayat terapung di Sungai Siak

Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar