Tersangka penembakan massal California meninggal akibat luka di kepalanya

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara,Tersangka penembakan massal California meninggal

Gilroy Garlic Festival (https://www.gofundme.com/)

Los Angeles (ANTARA) - Seorang remaja yang melepaskan tembakan dengan senapan di festival makanan akhir pekan di California Utara sehingga menewaskan tiga orang, akhirnya meninggal karena luka tembak di kepala, seperti hasil otopsi yang diumumkan pada hari Jumat.

Polisi pada awalnya menyatakan bahwa pria bersenjata itu, Santino William Legan, 19, ditembak mati oleh petugas polisi yang sedang berpatroli di Festival Bawang Putih Gilroy hari Minggu dan berhadapan dengan Legan ketika ia mulai mengamuk.

Baca juga: Jaksa Mexico selidiki penembakan seorang migran Amerika Tengah oleh polisi

Kepala Polisi Gilroy, Scot Smithee, bersikeras bahwa tiga perwira yang baku-tembak dengan Legan sebagai pahlawan, dengan mengatakan jumlah korban kemungkinan akan lebih tinggi jika mereka tidak menangani pria bersenjata itu secepat mereka melakukannya, dalam beberapa detik setelah dia mulai menembak.

"Dalam pikiran saya, itu tidak mengubah apa pun," kata Smithee tentang hasil otopsi awal.

"Para petugas tiba di sana dengan cepat, mereka menanganinya dengan cepat, mereka melepas tembakan dan menghentikan ancaman itu."

Ketika berbicara kepada wartawan pada hari Jumat, Smithee mengatakan tersangka mengalihkan tembakannya dari kerumunan ke petugas ketika mereka sampai di sana, dan dia dikejutkan oleh "beberapa" tembakan balasan oleh polisi, tidak ada yang terluka dalam pertukaran itu.

Pria bersenjata itu awalnya berlutut, lalu jatuh ke tanah. Tetapi dia berhasil pada suatu saat untuk melepaskan tembakan terakhir dari senjatanya ke kepalanya sendiri, kata Smithee.

Otopsi menunjukkan secara spesifik bahwa Legan meninggal karena tembakan yang dilakukan sendiri ke mulutnya, kata Cindy Gallego, juru bicara kantor koroner Santa Clara County.

Kepala polisi mengatakan dalam pengertiannya adalah bahwa para petugas tidak menyadari pada saat itu jika tersangka menembak dirinya sendiri.

Jumlah tembakkan oleh polisi dan yang ditembakkan oleh tersangka akan dirinci dalam laporan otopsi lengkap, yang akan diumumkan kemudian, bersama dengan tes toksikologi, Smithee menambahkan.

Tiga orang yang menghadiri festival itu terbunuh, termasuk seorang bocah lelaki berusia 6 tahun dan seorang gadis berusia 13 tahun, dan belasan lainnya terluka, beberapa di antaranya serius.

Kekerasan meletus menjelang akhir acara tahunan berusia puluhan tahun yang merayakan hasil bumi di perdesaan Santa Clara Valley, California, sekitar 48 kilometer tenggara Lembah Silikon.

Polisi mengatakan pria bersenjata itu melepaskan tembakan dengan "varian AK47" dari senapan serbu, yang telah dibelinya secara legal di Nevada. Sebuah senapan yang juga dibeli di Nevada kemudian ditemukan di mobilnya.

Polisi dan penyelidik FBI percaya Legan bertindak sendiri tetapi belum menetapkan motifnya.

Baca juga: UNHCHR serukan penyelidikan menyeluruh soal penembakan terhadap anak Palestina

Baca juga: Penembakan di Seattle sebabkan banyak korban


Sumber: Reuters

Penerjemah: Maria D Andriana

Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar