Inspirasi menu berbuka puasa Ramadhan berbahan dasar kurma

id Berita hari ini, berita riau terkini, berita riau antara, menu berbuka,kurma

Kurma (Antaranews/Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Kurma menjadi salah satu makanan yang identik dengan Ramadhan. Selain menyajikannya dalam bentuk buah utuh, kurma juga bisa diolah dengan bahan makanan lain semisal terigu atau toffee.

Berikut resep kue kurma siram toffee ala chef Karen Santos dari Tania’s Teahouse di Dubai seperti dilansir Gulf News:

Bahan (untuk 10 porsi):

225 gram kurma

1 sendok teh baking soda

200 ml air (didihkan)

85 gram butter lunak

130 gram gula kastor

2 butir telur

160 gram tepung terigu serbaguna

10 gram baking powder

½ sendok teh spices (biji ketumbar, lada hitam, biji pala, cengkeh, jahe, kayu manis)

½ sendok teh bubuk kayu manis

30 ml krim + 150 ml krim

Saus Toffee

115 gram brown sugar

115 gram butter

Cara membuat:

1. Panaskan oven hingga 180C. Siapkan cetakan (ukuran sesuai selera) dan olesi mentega.

2. Campurkan kurma dan baking soda dalam mangkuk tahan panas, tambahkan air panas. Biarkan 5-10 menit hingga adonan lunak. Tiriskan lalu tekan-tekan kurma hingga hancur menggunakan garpu.

3. Di mangkuk terpisah, campurkan butter lembut dan gula kastor. Kocok hingga tercampur rata dan halus.

4. Tambahkan telur satu per satu dan terus kocok setelah setiap penambahan telur.

5. Tambahkan bahan kering (tepung, baking powder, 7 rempah dan bubuk kayu manis). Aduk sampai semua tercampur rata.

6. Masukan krim dan kurma yang sudah dihancurkan ke dalam adonan.

7. Masukan adonan ke dalam cetakan dan panggang selama 15 -20 menit atau sampai adonan tak menempel saat ditusuk garpu.

8. Untuk saus, panaskan krim dalam wajan. Tambahkan gula dan butter lalu aduk sampai gula benar-benar larut. Biarkan saus mendidih dalam api kecil hingga mengental.

9. Sajikan kue yang sudah disiram saus toffee di atasnya.

Baca juga: Inspirasi menu hidangan Ramadhan, "Cantik Manis"

Baca juga: Menu khusus Ramadhan mulai disiapkan Perhotelan di Yogyakarta


Penerjemah: Lia Wanadriani Santosa
Pewarta :
Editor: Vienty Kumala
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar