Logo Header Antaranews Riau

Di Duri Banyak Pengemis Berusia Dini

Jumat, 20 Agustus 2010 14:56 WIB
Image Print

Bengkalis, 20/8 (ANTARA) - Kota Duri, Kabupaten Bengkalis, Riau, sangat banyak ditemukan pengemis berusia dini yang berkeliaran tanpa diawasi lika-likunya.

Anak-anak belia usia sekolah tersebut menurut survei berasal dari luar kota, yang sengaja didatangkan untuk mengeruk rejeki Ramadhan, dengan berpura-pura menjadi pengemis," kata Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serikat Pekerja Rakyat Miskin (Segera) Kota Duri, Rehan, kepada ANTARA di Duri, Jumat.

Dikhawatirkan, ucap dia, anak-anak ini dikendalikan oleh sindikat yang sengaja memanfaatkan mereka untuk mendapatkan keuntungan.

"Bisa saja mereka dikejar target setoran, karena terkadang meminta dengan sedikit memaksa. Bahkan dari pakaian mereka, ada yang mengenakan seragam olahraga SD di Medan. Ini salah satu tanda, mereka bukan pengemis sungguhan, tapi suruhan sindikat tertentu," papar Rehan.

Ia berharap pihak terkait termasuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebaiknya melacak perihal asal anak-anak tersebut dan siapa yang menyuruh mereka jadi pengemis.

Keberadaan para pengemis anak tersebut, menurut Rehan, bisa menganggu aktifitas perkotaan terutama arus lalulintas.

"Seharusnya anak-anak ini diawasi gerak geriknya, apakah murni meminta sumbangan atau ada niat lain. Sebab mereka sangat sulit ditebak," ujar tokoh masyarakat Kota Duri, Siahaan.

Kemudian keberadaan komunitas anak-anak punk yang makin bertambah dari hari ke hari, menurut Siahaan, perlu ketegasan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Secara tidak langsung anak-anak punk tersebut masuk dalam kategori gelandangan.

"Mereka ini jika tidak dituruti pintanya atau tersinggung bisa menimbulkan masalah. Masyarakat sebenarnya banyak yang resah, kenapa tidak ada tindakan sama sekali. Minimal berikan pembinaan atau pulangkan kekampungnya masing-masing," ucap Siahaan mengakhiri.



Pewarta :
Editor: Fazar Muhardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026