Puan Maharani imbau Pemerintah untuk stabilkan harga pangan jelang Ramadhan
Selasa, 29 Maret 2022 15:49 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (ANTARA/HO-Humas DPR RI.)
Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani mengimbau Pemerintah dan para pemangku kebijakan untuk menstabilkan harga pangan dan memastikan ketersediaan stoknya di seluruh pasar di Indonesia sehingga tidak terjadi lonjakan harga menjelang bulan Ramadhan.
"Seperti yang diketahui, kenaikan harga pangan sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah harus bisa menstabilkan harga-harga pangan sebelum bulan Ramadhan," ujar Puan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, optimalisasi sinergi di antara semua pemangku kepentingan pun dibutuhkan dalam upaya mengamankan pasokan dan harga pangan jelang Ramadhan dan Idul Fitri, bahkan DPR RI juga akan mengawal persoalan tersebut.
Baca juga: Forum parlemen dunia puji kepemimpinan Ketua DPR RI Puan Maharani di sidang IPU
"Baik itu dari sisi kebijakan maupun pengawasan di lapangan, negara harus bisa menstabilkan stok dan harga pangan, apalagi daya beli masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih akibat pandemi COVID-19, khususnya kelompok rentan," ucap Puan.
Beberapa bahan pangan yang sudah mulai mengalami kenaikan, kata Puan melanjutkan, adalah kedelai, daging sapi, gula, dan tepung terigu.
Puan pun menyoroti permasalahan lonjakan harga minyak goreng yang belum diselesaikan oleh Pemerintah akibat kenaikan harga minyak sawit mentah global.
"Meskipun saat ini stok minyak goreng tidak lagi langka, persoalan harga yang tinggi masih membebani masyarakat. Kami harap Pemerintah lebih konsisten menerapkan kebijakan agar tidak menimbulkan ketidakpastian pasar," ujar Puan.
Ia memandang salah satu penyebab kenaikan harga pangan memang berasal dari persoalan global. Dengan demikian, ujar Puan, berbagai bahan pangan yang masih membutuhkan bahan baku impor membuat harga komoditas pangan tersebut semakin tinggi.
Meskipun begitu, menurut Puan, para pemangku kepentingan perlu mengupayakan langkah antisipasi agar harga pangan di Indonesia tidak semakin meningkat ketika memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Oleh karena itu, Puan mengingatkan Pemerintah untuk segera memastikan stok barang kebutuhan pokok, khususnya komoditas-komoditas pangan strategis, tetap tersedia di pasaran menjelang Ramadhan.
Dengan pasokan yang cukup, kata Puan, keamanan harga pun akan lebih terjamin.
"Harus ada pengecekan dan pemantauan berkala antara kementerian-kementerian terkait bekerja sama dengan Satgas Pangan Polri untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan," tuturnya.
Selain itu, Puan juga meminta agar Pemerintah menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan sehingga segala kebutuhan masyarakat saat Ramadhan tidak terkendala.
Menurutnya, Pemerintah dan para pihak terkait juga perlu memperketat pengamanan ataupun pengawasan pasokan serta distribusi bahan pangan.
Puan menilai diperlukan tindakan tegas bagi pelaku yang mencoba memainkan harga ataupun pasokan bahan pangan di pasar.
Baca juga: Ketua DPR Korsel berbagi pengalaman pindah ibu kota saat bertemu Puan Maharani
Baca juga: Ketua DPR RI Puan Maharani ucapkan belasungkawa jatuhnya China Eastern Airlines
"Seperti yang diketahui, kenaikan harga pangan sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir. Pemerintah harus bisa menstabilkan harga-harga pangan sebelum bulan Ramadhan," ujar Puan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, optimalisasi sinergi di antara semua pemangku kepentingan pun dibutuhkan dalam upaya mengamankan pasokan dan harga pangan jelang Ramadhan dan Idul Fitri, bahkan DPR RI juga akan mengawal persoalan tersebut.
Baca juga: Forum parlemen dunia puji kepemimpinan Ketua DPR RI Puan Maharani di sidang IPU
"Baik itu dari sisi kebijakan maupun pengawasan di lapangan, negara harus bisa menstabilkan stok dan harga pangan, apalagi daya beli masyarakat saat ini belum sepenuhnya pulih akibat pandemi COVID-19, khususnya kelompok rentan," ucap Puan.
Beberapa bahan pangan yang sudah mulai mengalami kenaikan, kata Puan melanjutkan, adalah kedelai, daging sapi, gula, dan tepung terigu.
Puan pun menyoroti permasalahan lonjakan harga minyak goreng yang belum diselesaikan oleh Pemerintah akibat kenaikan harga minyak sawit mentah global.
"Meskipun saat ini stok minyak goreng tidak lagi langka, persoalan harga yang tinggi masih membebani masyarakat. Kami harap Pemerintah lebih konsisten menerapkan kebijakan agar tidak menimbulkan ketidakpastian pasar," ujar Puan.
Ia memandang salah satu penyebab kenaikan harga pangan memang berasal dari persoalan global. Dengan demikian, ujar Puan, berbagai bahan pangan yang masih membutuhkan bahan baku impor membuat harga komoditas pangan tersebut semakin tinggi.
Meskipun begitu, menurut Puan, para pemangku kepentingan perlu mengupayakan langkah antisipasi agar harga pangan di Indonesia tidak semakin meningkat ketika memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Oleh karena itu, Puan mengingatkan Pemerintah untuk segera memastikan stok barang kebutuhan pokok, khususnya komoditas-komoditas pangan strategis, tetap tersedia di pasaran menjelang Ramadhan.
Dengan pasokan yang cukup, kata Puan, keamanan harga pun akan lebih terjamin.
"Harus ada pengecekan dan pemantauan berkala antara kementerian-kementerian terkait bekerja sama dengan Satgas Pangan Polri untuk menjaga keseimbangan antara ketersediaan dan permintaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadhan," tuturnya.
Selain itu, Puan juga meminta agar Pemerintah menjamin kelancaran distribusi pasokan pangan sehingga segala kebutuhan masyarakat saat Ramadhan tidak terkendala.
Menurutnya, Pemerintah dan para pihak terkait juga perlu memperketat pengamanan ataupun pengawasan pasokan serta distribusi bahan pangan.
Puan menilai diperlukan tindakan tegas bagi pelaku yang mencoba memainkan harga ataupun pasokan bahan pangan di pasar.
Baca juga: Ketua DPR Korsel berbagi pengalaman pindah ibu kota saat bertemu Puan Maharani
Baca juga: Ketua DPR RI Puan Maharani ucapkan belasungkawa jatuhnya China Eastern Airlines
Pewarta : Tri Meilani Ameliya
Editor : Vienty Kumala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Maknai Hari Kartini, Adrias Hariyanto ajak perempuan Riau berkarya lewat zapin dan songket
21 April 2026 20:07 WIB
Trump Umumkan Israel-Lebanon Sepakati Gencatan Senjata 10 Hari, Berlaku Kamis
17 April 2026 11:03 WIB
Api karhutla dekati pemukiman warga di Bengkalis, Manggala Agni menghalau malam hari
08 April 2026 12:32 WIB
Tim Manggala Agni menginap empat hari di pondok warga demi padamkan karhutla di Rupat Bengkalis
02 April 2026 16:35 WIB
Terpopuler - Regional
Lihat Juga
Jeruji tak halangi produktivitas, warga binaan Lapas Selatpanjang panen perdana
15 April 2026 19:38 WIB
Imigrasi Selatpanjang hadirkan program Limau di Rangsang Barat, permudah akses warga kepulauan
11 March 2026 10:21 WIB
Pantau persiapan lebaran, Wabup Muzamil pastikan sembako, BBM dan jalur mudik di Meranti aman
07 March 2026 11:25 WIB
Bupati Asmar dan Wabup Muzamil pimpin korve di titik strategis Selatpanjang
14 February 2026 15:51 WIB
Jelang ramadan, Bupati Asmar pastikan harga dan stok sembako di Meranti tetap aman
14 February 2026 15:36 WIB
Razia mendadak di Lapas Selatpanjang, petugas sita barang berpotensi bahaya dari kamar WBP
13 February 2026 11:58 WIB