PTPN V berencana melantai di bursa saham tahun ini, begini strateginya
Selasa, 4 Februari 2020 17:07 WIB
Dirut PTPN V Jatmiko K Santosa. (ANTARA/Anggi Romadhoni)
Pekanbaru (ANTARA) - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) V berencana melantai ke bursa saham dengan melaksanakan initial public offering (IPO) atau penawaran saham perdana pada tahun ini.
Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santosa mengatakan saat ini segala persiapan tengah dilakukan dan ditargetkan dapat terlaksana pada kuartal tiga atau empat 2020.
“Persiapan sudah berjalan, semua kajian dijalankan, ini lagi proses penunjang. Insya Allah tahun depan kuartal kedua, ketiga, atau keempat. Yang jelas bukan kuartal pertama, dan tetap melihat kondisi pasar modal dan harga komoditas,” kata Jatmiko dilansir Antara dari laman resmi PTPN V, Selasa.
Ia mengatakan langkah IPO dilakukan untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan unit usaha di tubuh perusahaan perkebunan plat merah terbesar di Riau tersebut.
Menurut dia, di masa mendatang PTPN V tidak lagi bersandar pada pembiayaan konvensional seperti Bank atau obliges.
“Karena sawit ini bisnis kebun jangka panjang. Kalau semata berharap dari konvensional, misal pembiayaan bank, obligasi, nafas bisnisnya terbatas. Padahal sawit setelah tahun ketiga itu ada baby sickness-nya,” ujarnya.
Baca juga: PTPN V dukung polisi tindak tegas pegawainya di kasus karhutla Riau
Baca juga: Begini cara PTPN V manfaatkan teknologi drone untuk petakan perkebunan sawit
Baca juga: Indra Sjafri ingin bangun akademi sepakbola bareng PTPN V
Direktur Utama PTPN V Jatmiko K Santosa mengatakan saat ini segala persiapan tengah dilakukan dan ditargetkan dapat terlaksana pada kuartal tiga atau empat 2020.
“Persiapan sudah berjalan, semua kajian dijalankan, ini lagi proses penunjang. Insya Allah tahun depan kuartal kedua, ketiga, atau keempat. Yang jelas bukan kuartal pertama, dan tetap melihat kondisi pasar modal dan harga komoditas,” kata Jatmiko dilansir Antara dari laman resmi PTPN V, Selasa.
Ia mengatakan langkah IPO dilakukan untuk mendukung keberlanjutan dan pengembangan unit usaha di tubuh perusahaan perkebunan plat merah terbesar di Riau tersebut.
Menurut dia, di masa mendatang PTPN V tidak lagi bersandar pada pembiayaan konvensional seperti Bank atau obliges.
“Karena sawit ini bisnis kebun jangka panjang. Kalau semata berharap dari konvensional, misal pembiayaan bank, obligasi, nafas bisnisnya terbatas. Padahal sawit setelah tahun ketiga itu ada baby sickness-nya,” ujarnya.
Baca juga: PTPN V dukung polisi tindak tegas pegawainya di kasus karhutla Riau
Baca juga: Begini cara PTPN V manfaatkan teknologi drone untuk petakan perkebunan sawit
Baca juga: Indra Sjafri ingin bangun akademi sepakbola bareng PTPN V
Pewarta : Anggi Romadhoni
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Momen Hangat! V Rayakan Ultah ke-30 Bersama Anggota BTS di Studio Latihan
31 December 2025 16:46 WIB
Kejati Riau terima barang bukti dugaan tipikor Pelabuhan Sagu-Sagu Lukit tahap V
27 August 2025 22:22 WIB
Farhan Halim Siap Tampil Lawan Thailand, Jadi Andalan Indonesia di SEA V League
19 July 2025 15:31 WIB
Mendapat Respon Positif, Syahrul Aidi Bakal Kawal Hasil Kunker Komisi V DPR RI ke Riau
20 June 2025 9:46 WIB
Syahrul Aidi Boyong Anggota Komisi V ke Riau, Tinjau Stadion Utama Riau dan Kota Dumai
18 June 2025 20:44 WIB
Komisi V DPR RI minta diskon tarif tol berlaku penuh mulai 24 Maret-10 April 2025
14 March 2025 13:19 WIB, 2025
Mantan terpidana ini dinilai bohongi publik terkait permohonan eksekusi di PN Bangkinang
31 January 2025 21:23 WIB, 2025
PTPN IV Regional III kirim 4.000 metrik ton CPO Model Identity Preserved standar global
28 January 2025 17:56 WIB, 2025