Logo Header Antaranews Riau

Warga Talang Mamak Dididik Tanam Sawit

Kamis, 14 Januari 2010 09:31 WIB
Image Print

Pekanbaru, 14/1 (ANTARA) - Warga Talang Mamak yang bermukim di Kecamatan Rakit Kulim, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau dididik oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Inhu untuk melakukan pembibitan dan menanam sawit. "Kami coba membina masyarakat Talang Mamak di daerah ini dengan mengajarkan mereka cara membibit dan menanam sawit. Tampaknya ada kemajuan," ujar Kepala SKB Inhu Abdur Rahim di Rengat, Kamis. Abdur Rahim mengatakan, pihaknya membina masyarakat suku asli Riau yang hidupnya masih terkebelakang itu tentang cara-cara mendapatkan bibit sawit yang bagus, pembibitan, cara menanam dan memelihara tanaman bernilai ekonomi tinggi itu. Menurut dia, kegiatan ekonomi masyarakat Talang Mamak selama ini tradisional yakni dengan berladang berpindah. Membuka suatu kawasan ladang kemudian ditanaminya padi dan usai panen ditinggalkannya kawasan tersebut lalu pada tahun berikutnya memilih kawasan ladang yang baru. Beberapa tahun kemudian, lanjut dia, ladang yang telah lama ditinggalkan itu dan biasanya kembali jadi belukar bakal didatangi lagi dan ditanami lagi dengan tanaman padi. "Karena mereka peladang berpindah, maka kami ajarkan mereka agar kawasan ladang yang akan ditinggalkan itu ditanami sawit agar kelak jika mereka kembali ke lokasi tersebut sudah ada tanaman sawit siap panen," ungkap Rahim. Abdur Rahim mengaku, baru setahun terakhir membina masyarakat tersebut dibidang pembibitan sawit dan masyarakat yang bermukim di Desa Sungai Jirak, Kecamatan Rakit Kulim itu sangat antusias dan mereka juga telah paham mana bibit sawit yang bagus serta menghasilkan sawit bermutu tinggi. "Dalam tahap awal ini, baru 20 kepala keluarga masyarakat Talang Mamak yang kami bina," ujar Rahim. Menurut dia, ada juga orang Talang mamak yang menginginkan bibit tanaman kakao dan pihaknya akan mengajarkan pembibitan tanaman kakao itu pada tahun ini mengingat keterbatasan yang dimiliki SKB. "Kami memang membina mereka tapi kami juga terbatas tidak hanya dana juga tenaga ahli dibidang perkebunan sebagai pendamping mereka," ujar Rahim. Ia menjelaskan, selain memberikan pendidikan pembibitan sawit dan kakao maka ihaknya juga menggelar pendidikan Paket A bagi anak-anak Talang Mamak di Sungai Jirak. Dalam bidang pendidikan tersebut, anak-anak Talang Mamak didampingi oleh guru yang berasal dari suku mereka sedangkan honor guru dan peralatan sekolah dibantu SKB. "Guru pendampingnya Pak Tajam dia orang Talang Mamak yang saat ini juga kita bina di Paket C. Masyarakat Talang Mamak lebih senang jika orang dia juga yang mengajar mereka," katanya.



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026